Dhuafa Rajin Sholat Berjamaah, MASJID AL-FURQAN Sedekahkan Beras Melalui ATM

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Ada cara yang lain dalam memberikan bantuan atau sedekah kepada kaum dhuafa. Jika biasanya bantuan berbentuk nominal uang, tapi di Masjid Al-Furqan, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan ini cara memberikan bantuan berupa beras melalui Anjungan Terima Mandiri (ATM) Beras.

Meski bukan baru pertama cara ini dilakukan di Indonesia, namun di masjid yang terletak di Jalan Pulosirih Tengah 11, Taman Galaxi ini merupakan hal menarik dan barangkali masjid tersebut baru pertama kali di bilangan wilayah itu yang sangat berbeda cara memberikannya.

Kepada POSBERITAKOTA, Dr H. Amrizal Sutan Kayo, SE, Ak, MM, Ketua Yayasan Masjid Al-Furqan mengaku sangat senang dengan kehadiran mesin tersebut. Ia menyebutkan barang ini baru diterimanya bertepatan menjelang Tahun Baru Islam atau 1 Muharram 1441 H pekan lalu.

“Saya sangat senang karena mesin yang merupakan sumbangan dari jemaah itu dapat digunakan secara efektif dalam memberikan pelayanan sumbangan kepada kaum dhuafa yang berada di lingkungan masjid Al-Furqan, ” ucapnya Minggu (1/9/) kemarin.

Amrizal menambahkan pergantian Tahun Baru Islam kali ini memang sangat spesial dengan kehadiran mesin yang merupakan waqaf dari beberapa jemaah Masjid Al-Furqan. Dan hal ini memang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian jemaah pada sesama melalui sedekah beras yang dilakukan dengan ATM tersebut.

“Penyediakan beras di mesin tersebut kita lakukan dengan cara, bila ada jemaah yang menyumbangkan dananya sebagian akan kita belikan beras lalu dimasukan ke dalam mesin ATM tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Rayakan 1 Muharam 1440 H, KETUA MASJID AL-FURQAN Minta Umat Islam Perkuat Persaudaraan

Menurutnya setelah mesin penuh dengan beras, para duafa yang telah diseleksi terlebih dahulu oleh Pengurus Masjid Al-Furqan diberikan kartu ATM nya.

“Tentunya tidak semua kaum dhuafa bisa dapat kartu tersebut. Hanya mereka yang rajin mengikuti kegiatan sholat Subuh berjemaah, sholat Zuhur, Ashar, Magrib dan isya serta rajin mengikuti taklim kita prioritaskan untuk
diberikan kartu ATM tersebut,” tambahnya.

Setelah memegang kartu ATM, tambahnya, mereka dapat mengambil beras di Mesin ATM hanya pada waktu tertentu saja dengan cara menempelkan kartu itu di bagian yang ditunjuk. Begitu juga jumlah berasnya ditentukan oleh pengurus masjid tergantung dari banyak jumlah anggota keluarga masing -masing keluarga dhuafa.

Sementara itu Hendro Kuncoro, pengurus masjid Al-Furqan menambahkan kalau santunan seperti ini juga merupakan kerja sama dengan Koperasi Mitra Amanah Sejahtera (KOMAS) Grand Galaxi City. Sedang KOMAS itu sendiri merupakan koperasi yang kelahirannya dibidangi oleh Yayasan Masjid Al-Furqan sendiri.

Menyangkut soal pembangunan masjid, Hendro menambahkan kalau di depan pintu masjid sudah dibuat jalan agak menanjak untuk para muslim difabel.

“Hal ini kita buat dengan tujuan untuk memudahkan kaum difabel yang ingin sholat dengan kursi roda atau tongkat. Yang jelas mesjid ini kita bangun juga untuk kenyamanan sahabat muslim difabel,” pungkasnya. โ–  RED/BUDHI/GOES

Beri Tanggapan