Ditegaskan M Taufik, FRAKSI GERINDRA Tak Mau Latah Bikin Posko Pengaduan di DPRD

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menegaskan pihaknya tidak mau latah mengikuti sejumlah fraksi di DPRD yang membentuk Posko Pengaduan Masyarakat.

“Saya ingatkan, Fraksi Gerindra jangan latah bikin posko, karena bertemu dengan masyarakat di ruang kerja itu memang bagian tugas rutin anggota Dewan,” tegasnya di Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Jumat (6/9).

Hal itu ditegaskannya pada saat membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) bagi seluruh anggota baru Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024. “Bikin posko lalu diomongin kesana-sini. Bagi saya itu terlalu genit,” ujarnya.

Masih di hadapan belasan anggota Dewan dari partai berlambang burung garuda, M Taufik, kembali menegaskan. “Kalau kita mau buka posko jangan di gedung DPRD, karena kasihan masyarakat yang mau menyampaikan aspirasi harus datang ke gedung DPRD sehingga harus keluar ongkos, waktu dan tenaga,” sambungnya sambil mengkritisi sejumlah fraksi lain yang ramai-ramai bikin posko pengaduan.

Sebaliknya, Taufik mewajibkan seluruh anak buahnya yang duduk di kursi Dewan untuk membuat posko pengaduan di rumah masing-masing. Setiap anggota Fraksi Gerindra dari periode dulu maupun sekarang, wajib bikin posko di rumah masing-masing.

“Hal ini juga dalam upaya partai mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Taufik yang juga terpilih lagi sebagai anggota DPRD untuk kedua periode. Sebagaimana diketahui, Gerindra berhasil mendudukkan kadernya sebanyak 19 orang, termasuk enam wajah lama di kursi Dewan.

Baca Juga:  Kini Dipimpin M Taufik, GUBERNUR ANIES Lantik Pengurus Korp Alumni KNPI DKI Jakarta

Taufik juga mengingatkan seluruh anak buahnya agar memperlakukan wartawan sebagai mitra kerja. Jangan sampai ada anggota Fraksi Gerindra yang sulit dihubungi wartawan yang jelas identitasnya.

“Jangan takut dengan wartawan karena mereka sahabat kita. Dan kita harus selalu siap di-doorstop (dicegat untuk wawancara) wartawan. Jangan ‘pelit’ kepada wartawan,” tandas Taufik sambil menambahkan pihaknya akan secara rutin melakukan analisa media. “Setiap hari akan ada analisa media,” sambungnya.

Taufik juga meminta kepada seluruh anggota fraksi terutama yang baru pertama kali bertugas agar selalu menyiapkan diri jika sewaktu waktu diwawancara wartawan.

“Kalau menjawab pertanyaan wartawan jangan asal ngomong, tetapi harus bisa memberikan solusi atau pemikiran yang layak dipertimbangkan. Taufik menargetkan Fraksi Gerindra harus bisa merealisasikan terwujudnya parlemen modern. “Dengan besarnya APBD DKI berkisar Rp 90 triliun, kita harus bisa mewujudkan parlemen modern yang siap mengontrol pemerintahan,” harapnya.

Kegiatan Bimtek yang digelar selama tiga hari mulai Jumat diikuti 19 anggota fraksi. Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidang masing masing seperti dari Badan Peneriksa Keuangan (BPK), Pemprov DKI, dan lainnya. ■ RED/JOKO S/G

Beri Tanggapan