Prasetio Edi Marsudi Jadi Ketua Lagi, DPRD DKI JAKARTA Gelar Paripurna Umumkan Pimpinan Dewan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pucuk pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 masih tetap dijabat politisi PDIP yakni Prasetio Edi Marsudi. Adapun empat wakil ketua masing-masing dijabat oleh politisi M. Taufik dari Gerindra, Abdurrahman Suhaimi dari PKS, Zita Anjani dari PAN, dan Misan Samsuri dari Demokrat.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Paripurna Pengumuman Pimpinan Definitif DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 pada Kamis (3/10). Hal itu mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018, sebelum dikirimkan nama-nama pimpinan dewan kepada Kementerian Dalam Negeri RI, terlebih dahulu dilakukan pengumuman dalam rapat paripurna.

Adapun pimpinan definitif tersebut yakni, Prasetio Edi Marsudi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi Ketua DPRD untuk kali kedua.

Prasetio mengatakan, legislatif akan senantiasa memberikan masukan-masukan kepada eksekutif untuk segera mengatasi berbagai persoalan Ibukota seperti kemacetan dan banjir.

“Ada persoalan-persoalan klasik yang harus segera kita carikan solusi terbaik. Untuk masalah banjir, ada 13 sungai yang dikelola pemerintah pusat. Saya sudah bertemu Menteri PUPR untuk mengusulkan agar itu bisa dikelola Pemprov DKI,” ujarnya usai rapat paripurna.

Baca Juga:  Sepekan Jelang Lebaran, JALUR KALIMALANG Sudah Ramai Dilewati Pemudik Motor

Sementara itu Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Misan Samsuri, menuturkan bahwa dalam melaksanakan program-program pembagunan di Jakarta diperlukan sinergisitas antar eksekutif dan legislatif sebagai mitra.

“Kami tentu akan mendukung program-program pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Jakarta. Terlepas dari itu, sebagai bagian dari mitra kami juga akan menyampaikan masukan dan kritik-kritik konstruktif untuk kebaikan,” terangnya.

Ia menambahkan, semangat untuk membuat Jakarta semakin maju dan bahagia warganya perlu sama-sama didukung. Sebab, masalah kesejahteraan itu juga menjadi amanat Undang Undang Dasar 1945.

“Bahagia itu erat kaitannya dengan kesejahteraan, saya tentu menginginkan warga Jakarta bisa semakin baik taraf perekonomiannya,” tandasnya. ■ RED/JOKO S/G

Beri Tanggapan