Ditengah Pandemi COVID-19, KEMENSOS Salurkan Bantuan di 5 Klaster Rehabilitasi Sosial

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Ditengah penyebaran pandemi virus Corona (COVID-19), baik pemerintah pusat sampai kabupaten maupun kota, nampak masih terlihat dengan kegiatan aksi sosialnya. Termasuk salah satunya adalah Dinas Sosial yang terus berbagi bantuan ke masyarakat terdampak oleh virus mematikan tersebut.

Kementerian Sosial (Kemensos) RI menyalurkan bantuan sosial di lima (5) klaster rehabilitasi sosial dalam penanganan dampak pandemi COVID-19.

“Melalui Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial (Ditjen Rehsos) yang menangani permasalahan anak, penyandang disabilitas, lanjut usia, korban penyalahgunaan napza.serta tuna sosial dan korban perdagangan orang,” tegas Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Harry Hikmat saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (20/5/2020) kemarin.

Sedangkan untuk penyaluran bantuan kepada 5 klaster rehabilitasi sosial tersebut, dilakukan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS). Antara lain sebanyak 19.303 paket bantuan sosial untuk anak, baik yang ada di LKS maupun di Balai Rehabilitasi Sosial Anak.

Selanjutnya, juga ada sebanyak 297.239 paket bantuan sosial sembako dan uang tunai diberikan pada penyandang disabilitas melalui LKS, Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas dan Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD).

Bagi klaster ketiga, yakni lanjut usia dan telah disalurkan 1.292.530 paket bantuan sosial sembako dan tunai melalui LKS serta Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia. “Jumlah untuk klaster kedua dan ketiga termasuk bantuan sosial Presiden yang disalurkan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia,” tambah Harry.

Kemensos menyalurkan 21.092 paket bansos untuk klaster korban penyalahgunaan Napza, sedangkan 509 paket Bansos untuk klaster korban perdagangan orang.

Dijelaskan Harry lebih lanjut bahwa bantuan sosial tersebut secara umum menjadi respons cepat Kemensos melalui Ditjen Rehsos dalam memenuhi kebutuhan dasar pada penerima manfaat di lima klaster rehabilitasi sosial agar mereka mampu bertahan pada kondisi pandemi COVID-19.

“Karena itu, Kemensos berharap dukungan dari semua elemen masyarakat dalam penanganan dampak COVID-19 bagi kelompok rentan di lima klaster itu serta di komunitas warga telantar,” bebernya.

Kemensos melalui Ditjen Rehsos juga menyalurkan bantuan untuk komunitas-komunitas dan Balai Rehsos sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Sejauh ini, total 1.080 paket sembako telah disalurkan dengan rincian 374 paket sembako dari Ditjen Perlindungan dan Jaminan Sosial dan 706 paket sembako dari BRI yang merupakan mitra kerja Kemensos RI.

Kemudian, ada pula bantuan alat kesehatan untuk TPS di GOR maupun Balai Rehsos di Jakarta dan Bekasi. Alat kesehatan tersebut terdiri dari 410 liter disinfektan, 15 unit penyemprot disinfektan, 3.667 botol sabun pencuci tangan, 1.099 kotak masker, 4.637 botol cairan pembersih tangan ukuran 500 mililiter, 2.109 botol cairan pembersih tangan ukuran 60 mililiter dan 799 kotak sarung tangan. ■ RED/RIHADIN/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here