Bersama Komisi IX DPR RI, BKKBN JATENG Gelar Sosialisasi – Advokasi & KIE di Kampung Sewu Jebres Kota Surakarta

SURAKARTA (POSBERITAKOTA) – Lagi, Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Tengah (Jateng) yang bermitra bersama Komisi IX DPR RI, menggelar program sosialisasi, advokasi serta Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), Senin (19/10/2020) lalu, bertempat di Kelurahan Kampung Sewu, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Dalam program tersebut diikuti puluhan warga setempat. Selain itu hadir pula Sulistiarini selaku Camat Jebres, Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah diwakili oleh Bambang Tejo SH, dari BKKBN Propinsi Jawa Tengah (Jateng) yakni Dra Farida Sumarin, Kepala Dinas Dalduk KB Kota Surakarta menghadirkan Purwanti serta anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Nabil Haroen.

Dikatakan Muhammad Nabil Haroen melalui sosialisasi Program Bangga Kencana bersama BKKBN Jateng ini, sudah menjadi agenda bersama Komisi IX DPR RI untuk mengkampanyekan Program Keluarga Berencana. Artinya, tidak hanya mengenai keluarga berencana saja, ada pula tentang generasi berencana, pernikahan di usia muda dan juga kesehatan reproduksi.

Karena itu pula, Gus Nabil yang merupakan panggilan akrab Muhammad Nabil Haroen, mengaku angkat topi alias memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap inovasi Pemerintah Kota Surakarta di dalam menjaga ketahanan keluarga melalui program Sultan Nikah Capingan (Konsultasi Pra Nikah Calon Pinanganten).

Bahkan, lebih lanjut Gus Nabil, menilai bahwa inovasi ini sangat bagus untuk membekali para calon pengantin yang akan membangun rumahtangga atau keluarga sakinah, mawadah dan waromah (Samawa), mengingat banyak terjadi kasus perceraian pada awal-awal pernikahan.

Pihak penyelenggara yakni BKKBN Kota Surakarta, Jateng, juga memberikan bantuan berupa paket Sembako kepada sekitar 30 warga masyarakat Jebres yang mengikuti kegiatan tersebut secara simbolik. Kemudian, menyusul diberikan pula Sembako kepada 1.000 warga masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Lantaran masih dalam situasi masa pandemi COVID-19, pihak panitia penyelenggara program tersebut, tetap menerapkan secara disiplin protokol kesehatan. Selain itu, diharapkan bahwa melalui program tersebut dapat memberikan pengetahuan tambahan terkait program Bangga Kencana serta membantu masyarakat yang sedang terkena dampak pendemi COVID-19. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here