Meski Galak Mengkritisi Soal Hukum, LQ INDONESIA LAWFIRM Beri Beasiswa Anak Polisi Korban COVID-19 di Tangsel

TANGERANG (POSBERITAKOTA) – Meski dikenal luas cukup galak alias berani mengkritisi adanya oknum polisi yang bermain-main dengan masalah hukum, namun LQ Indonesia Layfirm ternyata memiliki sikap humanisme dengan memberikan beasiswa kepada putra-putri polisi yang menjadi korban COVID-19.

Buktinya, kantor badan hukum dengan nama LQ Indonesia Lawfirm yang bermarkas di Karawaci Office Park, Tangerang Selatan (Tangsel), menyerahkan bantuan dalam bentuk beasiswa kepada putra-putri anggota polisi dan seorang putra pegawai sipil Polres Tangerang Selatan, Rabu (3/3/2021).

Sedangkan penyerahan beasiswa kepada 3 anak polisi dan pegawai sipil tersebut, dilakukan oleh Kapolres Tangsel AKBP Dr Imam Imanuddin SH SIK MH dan Ketua LQ Indonesia Lawfirm Alvin Lim SH MSc CFP, bertempat di halaman Mapolres Tangsel yang ditandai dengan penyematan jaket LQ Indonesia Lawfirm.

Dalam sambutannya Kapolres Tangsel AKBP Imam Imanuddin mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan beasiswa kuliah hingga sarjana (S1) kepada 3 putra-putri Anggota Polres Tangsel yang meninggal dunia akibat terpapar virus Corona (COVID-19).

“Alhamdulillah, kami mengucapkan rasa terima kasih kepada LQ Indonesia Lawfirm yang memperhatikan masa depan anak-anak anggota kami yang meninggal dunia karena COVID-19. Mudah-mudahan beasiswa ini memantik atau mendorong para dermawan lain, agar peduli terhadap masa depan, khususnya pendidikan gerenasi muda, anak- anak saya juga,” ucap Imam Imanuddin.

Ditambahkan Kapolres Tangsel yang murah senyum dan ramah tersebut, musibah akibat COVID-19, bisa menimpa siapa pun tanpa terkecuali. Termasuk kepada anggota Polres Tangsel yang sudah menjaga disiplin protokol kesehatan (Prokes) 3M.

“Kami secara ketat menjaga disiplin Prokes 3M, namun COVID-19 bisa mengena kepada siapa saja. Sehingga ada tiga anggota kami dari Polres Tangsel yang meninggal dunia akibat terpapar virus Corona,” ucapnya.

Polres Tangsel siap bekerjasama dengan LQ Indonesia Lawfirm dan pihak manapun untuk memperhatikan kelanjutan pendidikan anak-anak anggota Polri yang meninggal dunia akibat terpapar virus mematikan tersebut.

Sementara itu Alvin Lim SH MSc CFP selaku Ketua LQ Indonesia Lawfirm, mengatakan bahwa anggota Polri sangat pantas mendapat perhargaan sebagai ‘pahlawan‘ karena pekerjaannya menjaga ketertiban, keamanan masyarakat, bangsa dan negara.

“Mengapa kami peduli memberikan bantuan beasiswa untuk 3 putra-putri anggota Polres Tangsel ini? Ya, karena melihat besarnya jasa para anggota polisi. Dan, anggota polisi yang meninggal dunia akibat COVID-19, putra-putrinya berhak mendapat pendidikan yang terbaik. Bahkan ada anak dari mereka yang ingin mengikuti jejak almarhum ayahnya kelak menjadi polisi,” tutur Alvin.

Tentang teknis pemberian beasiswa bagi mereka bakal dikoordinasikan dengan Polres Tangsel. “Kami akan berkoordinasi dalam pemberiaan beasiswa ini kepada Polres Tangsel dan orangtua para putra-putri,” tegas Alvin, lagi.

Sunamti merupakan istri dari almarhum Iptu H Lasiran SH MH (Kanit Harda). Anggota Polres Tangsel ini meninggal dunia setelah dinyatakan positif COVID-19, pada Pebruari 2021 yang baru lalu.

“Alhamdulillah, puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT. Dan, terima kasih kepada LQ Indonesian Lawfirm yang peduli, mau memberi beasiswa kepada putra bungsu kami, yakni Muhamad Fadil sampai lulus S1 nantinya. Dia ingin menjadi polisi, mau mengikuti jejak mendiang ayahnya,” tutur Sunamti.

Sedangkan untuk 2 putra-putri anggota polisi lain dan bertugas di Mapolres Tangsel yang juga menerima beasiswa dari LQ Indonesia Lawfirm masing-masing bernama Rezkia Pangestu yang merupakan putra dari almarhumah Titi Indradewi (penata satu) Polres Tangsel dan Ramia Maheswari Kristiani, putra dari almarhum Kompol Wasis Kampan Yono. □ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here