Kejutan, PRESIDEN JOE BIDEN Angkat 2 Jenderal Wanita di Posisi Penting Angkatan Bersenjata Amerika

NEW YORK (POSBERITAKOTA) – Sosok Jacqueline D. Van Ovost, Jenderal 4 bintang akan memimpin Angkatan Udara (AU) dan Letnan Jendral (3 bintang) Laura J. Richardson, juga memegang jabatan tertinggi di Angkatan Darat (AD). Bintang Laura pun bakal ditambah menjadi 4 bila kelak dilantik. Menariknya, Laura bersuamikan seorang Letnan Jendral AD yang bernama James Richardson.

Bukan rahasia umum lagi dan cukup ironis, kedua wanita tersebut di atas, sempat tertahan karir atau jabatannya di era Presiden Trump berkuasa. Pasalnya, Presiden Amerika yang penuh kontroversial itu, tidak menyukai wanita menduduki posisi penting. Karenanya, Trump lebih memilih jendral pria berkulit putih.

Sementara di era Joe Biden sebagai Presiden Amerika yang baru saja terpilih ini, sungguh berbeda. Kongres menilai dua wanita pilihan Biden itu, disebut yang terbaik di bidangnya dan layak menduduki posisi penting.

Presiden Joe Biden dan Wapres Kamala D. Harris memang tak pandang ras dan gender dalam memilih para pembantunya. Mereka yang dianggap mampu akan diberi kesempatan.

Jendral Lloyd Austin menjadi orang kulit hitam pertama yang menduduki jabatan Menteri Pertahanan. Begitu pula Janet Yellen merupakan wanita pertama Amerika, pemegang posisi Menteri Keuangan.

Cecilia Rouse juga dipilih sebagai wanita kulit hitam pertama yang diberi posisi menjadi Penasihat Ekonomi. Lalu, Alejandro Mayorkas, imigran latin pertama yang memegang pos Menteri urusan Keamanan Dalam Negeri (Homeland Security).

Namun begitu, ada yang lebih menarik lagi. Pete Buttigieg dijadikan sebagai Menteri Transportasi pertama dalam sejarah Amerika yang seorang gay. Saat uji kelayakan oleh Konggres, Pete hadir bersama suaminya. ■ RED/GUNAWAN WIBISONO/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here