PosBeritaKota.com
Syiar

TERAPKAN PROKES KETAT, JAMAAH MS GURU AANG UJUNG HARAPAN BEKASI MELAWAN PANDEMI COVID-19 DENGAN KEKUATAN BERDZIKIR

BEKASI (POSBERITAKOTA) – Sebagai umat Islam tentunya kita harus patut bersyukur. Kenapa? Meski saat ini kita masih terus dihadapkan oleh wabah virus Corona (COVID-19) yang berkepanjangan, namun kita umat Islam masih punya kekuatan berdzikir. Dan, hal itu selalu dilakukan atau didengungkan melalui silaturahim di majelis kita ini.

Ceramah pembuka tersebut diutarakan Ustadz Aang Kunaefi Soprih S.Pd.I dalam pertemuan rutin setiap awal pekan di Majelis Silaturahim (MS) Guru Aang Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (2/8/2021) malam. Protokol kesehatan (Prokes) pun diterapkan secara ketat.

Ikut hadir antara lain Habib Husein, Habib Fahmi, Habib Umar Al-Jindan, Habib Ali bin Hud Al-Athos, Habib Abdul Majid bin Hasyim, Kyai Pitung dan artis Paus Mini. Tidak ketinggakan ikut hadir Jawara Jajaka, Jawara Makonder, Laskar Hizbulloh, Laskar FPAU dan Laskar Persaudaraan Islam serta jamaah putra-putri dari MS Guru Aang Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Melanjutkan ceramahnya, Ustadz Guru Aang menyebutkan bahwa hampir 500 ulama di Indonesia ‘wafat’ karena dipanggil oleh Allah SWT. Padahal kalangan ulama itu merupakan ‘paku-paku bumi’ alias penyanggah. “Makanya kita memohon lewat doa dan berdzikir, agar kita selamat dan berkah. Semuanya atas izin dari Allah SWT,” tuturnya.

Selain itu, tambah Ustadz Guru Aang, sebagai umat akhir zaman tengah diuji. Ujiannya lewat penyakit atau wabah virus Corona (COVID-19). “Kita nggak boleh takut-takut amat dan juga nggak boleh terlalu berani atau nantangin. Karena, wabah tersebut memang datangnya dari Allah SWT. Karena itu, kita tetap harus mematuhi Prokes. Ya, harapannya, Pemerintah bisa menangani,” ulasnya, panjang lebar.

Sedangkan Habib Ali bin Hud Al-Athos yang juga ikut memberikan ceramahnya, mengatakan bahwa dengan bersholawat bakal mendapat keberkahan. “Apalagi kalau kita beriman dan percaya Allah SWT, pasti akan dijauhi dari mara bahaya. Meski Indonesia mayoritas beragama Islam, namun belum tentu beriman,” tuturnya.

Menurut dia lagi segera akan datang satu zaman, dimana orang-orang akan lari dari ulama dan orang alim. Dan, jika jauh dari ulama serta ahli fiqih, Allah SWT bakal mengutus pemimpin yang dzalim. Keberkahan dan rezekinya pun bakal diangkat. “Jangan sampai kita meninggal dunia nanti, tapi kagak bawa iman. Karena itu, iman perlu dijaga dan jangan dirusak,” papar Habib Ali.

Sementara itu dengan didampingi artis Paus Mini, Kyai Pitung tampil dan mengundang suasana gerr serta bikin para jamaah tambah kerasan berada di MS Guru Aang. Selain itu, ia juga menyampaikan dengan hadirnya di majelis seperti sekarang ini, karena kita cinta Rassulullah. □ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dalam Pengajian Rutin, USTADZ NUR ALI Sentil Peminum Minuman Keras yang Sholatnya Tak Diterima Selama 40 Hari & 40 Malam

Redaksi Posberitakota

Bangun Sistem Keterbukaan, PANPEL QURBAN 2020 Masjid Jami Al-Ikhlas RW 025 VGH Kebalen Mulai Bekerja

Redaksi Posberitakota

Sumbangan Warga Binaan, USTADZ DEWA PUTU ADHI-MASTER LIMBAD Terima 150 Al-Quran Braile & Masker

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment