PosBeritaKota.com
Entertainment

DIKIRA BERASAL DARI INDIA, AMIN PUNJABI MENGOLAH AKTING & SOLIDARITAS DISAAT MASIH PANDEMI

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Jika mendengar nama ‘Punjabi‘ mungkin segera terbayang seseorang yang berasal dari India, karena nama itu memang nama khas masyarakat negeri Bombay tersebut. Namun sosok yang satu ini ternyata adalah asli Sunda, bernama asli Muhamad Amin. Wajahnya yang memiliki karakter India membuatnya mendapat panggilan itu dari teman-temannya. Secara kebetulan pula ia aktif di dunia seni peran, khususnya film.

Amin Punjabi bermain sangat bagus di film ‘Jangan Panggil Aku Banci’ garapan sutradara Hannoeng M. Nur, produksi Nily Production dan Dipinang Production. Ia menjadi lelaki yang kalah oleh masa lalunya sendiri. Sosok yang humble ini bukan sekali ini saja bermain film. Telah ada beberapa film sebelumnya, terutama yang diproduksi di Bandung.

“Saya menerima tawaran bermain di film Jangan Panggil Aku Banci karena dua hal. Pertama, saya suka tantangan perannya, kedua, karena interest pada temanya yang mengangkat soal stigma banci. Selain itu juga film ini ada obsesi mengangkat UMKM, khususnya di daerah Cisayong, Tasikmalaya,” kata Amin seraya melanjutkan “Jadi saya ingin memberikan kontribusi terhadap film ini dalam konteks jaringan yang saya miliki, sekaligus menguji kemampuan akting.”

Keseharian Amin dipenuhi dengan berbagai kesibukan, diantaranya sebagai Ketua Forum Komunikasi Ketua RW di Cimahi, tempatnya bermukim, selain juga menjadi Senior Consultant Permitting and Government Relation Mining Business PT EON Engineering. Di sisi sosial kemasyarakatan, Amin Punjabi juga tergabung di organisasi INTI (Indonesia Tionghoa), sebuah wadah yang menaungi masyarakat keturunan Tionghoa.

Organisasi ini bergerak dalam bidang kemanusiaan, edukasi dan sosial serta pegembangan usaha. Meskipun bukan berdarah Tionghoa, Amin Punjabi diminta untuk duduk sebagai Wakil Ketua Bidang External Relations pada Pengurus Cabang INTI Cimahi, Jawa Barat. Tentu saja ada kepercayaan besar dari para warga keturunan Tionghoa jika sampai mengajak lelaki berdarah Tasikmalaya ini bergabung di dalam INTI.

“Saat pendemi seperti sekarang, INTI melakukan banyak kegiatan yang bersifat sosial kemasyarakatan, dengan arahan Ketua INTI Jabar Pak Leon Hanafi dan Ketua PC INTI Cimahi Ibu Mimi Ekiami. Salah satu kegiatan kami adalah menyalurkan bantuan bagi masyarakat secara luas, tanpa memandang suku dan agama,” ujar Amin menjelaskan soal organisasi yang dimasukinya.

Apa yang dilakukan oleh INTI pada dasarnya sejalan dengan pola pemikiran Amin Punjabi dalam konteks kemasyarakatan, yaitu menguatkan ikatan solidaritas antar sesama anak bangsa. Semua masalah yang secara umum ada di masyarakat, bisa tertanggulangi selama masih berjalannya sikap solidaritas.

“Tetapi pada intinya sih kita jangan menyerah oleh pendemi ini. Khusus untuk dunia film, saya kira perlu lebih dikuatkan sistem digitalisasi film yang sudah ada, sehingga bisa menjadi alternatif dari keterbatasan ruang gerak bioskop,” kata Amin Punjab, menutup bincang-bincangnya. ■ RED/HMN/EDITOR : GOES

Related posts

Iqbal CJR Perankan Tokoh Dilan dari Karya Novel Fidi Baiq

Redaksi Posberitakota

Sensasi atau Beneran, KAREN NIJSEN ‘Pacar Baru’ Gading Marten Ketahuan Nongol di Instagram

Redaksi Posberitakota

Kondisi Masih Kritis, JOCKIE SURJOPRAJOGA Kini Dirawat di RS Pondok Indah

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment