NYARIS TAK BISA DIBENDUNG, SOSOK ANIES BASWEDAN RAIH DUKUNGAN AGAR BISA MAJU KE AJANG PILPRES 2024 MENDATANG

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Bak air mengalir yang nyaris tak bisa dibendung begitu saja. Sosok Anies Baswedan yang kini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, justru semakin meraih dukungan agar bisa maju ke ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2024 mendatang.

Sedangkan dukungan tersebut justru datang dari sejumlah tokoh muda dan tokoh tua dari Indonesia Timur. Inti dan tujuannya menginginkan serta mendorong Gubenur DKI Jakarta tersebut, nantinya dapat memimpin Indonesia.

“Yang pasti, kami ingin Pak Anies Baswedan, bisa memimpin Indonesia di masa mendatang,” ucap Ushak Dapubeang, tokoh asal Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Izatul Islam Bogor, Jawa Barat, Senin (8/11/2021) di Jakarta.

Dukungan itu mencuat setelah Ushak berkaca dari tingkat kesejahteraan warganya, terutama sejak Pemprov DKI Jakarta dipimpin Anies Baswedan. Karenanya, para tokoh dari Indonesia Timur mengaku ‘iri’ dengan warga Ibukota, karena meraih berbagai pelayanan dan kemudahan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Faktanya, warga Jakarta bisa memperoleh berbagai kemudahan tidak lepas dari figur Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Kami pun selaku warga Indonesia timur ingin hidup sejahtera seperti warga Jakarta,” tegas Ushak.

Hal senada juga diungkapkan oleh La Ode Basir, Koordinator Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera. Ia mengatakan bahwa warga Jakarta mendapat berbagai kemudahan dan fasilitas dari Pemprov DKI.

“Bagaimana, nggak! Warga Jakarta yang mempunyai KTP DKI mendapatkan berbagai pelayanan berupa kartu sejahtera bagi lanjut usia, mahasiswa maupun para pekerja,” tutur Basir, apa adanya. ■ RED/THONIE AG/EDITOR : GOES

Related posts

Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Pariwisata Bali Sumbang 55% Devisa Nasional di 2025

Ke Seluruh Indonesia, ‘Bonte Cari Pahala Sabang-Merauke’ Siap Hadirkan Pelatihan Kesehatan Tradisional Gratis

Resmi Berakhir ‘Sebar Qurban 2026’, Amanah Pequrban Menjangkau 204.184 Penerima Hak Program