31.4 C
Jakarta
6 December 2022 - 10:20
PosBeritaKota.com
Megapolitan

Melalui Kios & Berbagi Sembako, PAM JAYA Sediakan Akses Air Bagi Warga Muara Angke Jakarta Utara

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ PAM JAYA meresmikan 7 (tujuh) Kios Air di Muara Angke (Jakut) sebagai upaya menghadirkan solusi cepat sementara penyediaan air berkualitas bagi warga Jakarta, Selasa (8/11/2022). Sebab, selama ini Kios Air dibangun PAM JAYA di lahan milik warga yang bersedia ditunjuk sebagai pengelola, asal dengan catatan di wilayah tersebut belum terdapat akses perpipaan.

Menurut Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin bahwa untuk satu Kios Air mampu melayani sekitar 200 KK (Kepala Keluarga). Sedangkan pengiriman air dilakukan menggunakan mobil tangki ke lokasi Kios Air, maksimal tiga kali pengiriman per hari.
“Dari ketujuh Kios Air yang kami resmikan hari ini, setidanya dapat menyuplai air sekitar 84.000 liter setiap hari,” terang Arief.

Namun selain meresmikan Kios Air, PAM JAYA juga membagikan bantuan pangan berupa paket Sembako bagi seluruh warga di RW 022 Muara Angke yakni sebanyak 2.093 paket. Termasuk menggratiskan 4000 liter air pertama bagi Kios Air di Muara Angke. PAM JAYA memberikan total 100 jeriken bagi warga yang dititipkan kepada para pengelola Kios Air.

Ditambahkan Arief lebih lanjut bahwa penyediaan Kios Air dapat menyediakan air yang berkualitas dengan harga terjangkau serta terjamin secara kesehatan. “Air yang dikirimkan ke seluruh Kios Air PAM JAYA merupakan air yang diproduksi di Instalasi Pengolahan Air (IPA) PAM JAYA yang sesuai standar Permenkes 492 Tahun 2010. Selain terjamin secara kesehatan, kami juga menetapkan harga yang terstandarisasi bahkan jauh lebih murah dari harga air jeriken,” ucapnya.

Sedangkan bagi warga setempat, dipaparkan Arief, bisa membeli air dengan tarif Rp 400 per jeriken atau setara 20 liter apabila mengambil langsung di Kios Air. Tapi jika diantar, warga membayar Rp 1.200. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga air jeriken yang umum dijual.

“Alhamdulillah, saat ini PAM JAYA telah membangun sebanyak sekitar 172 Kios Air yang tersebar di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar). Untuk sasarannya adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” tambahya.

Untuk tarif air yang dikenakan PAM JAYA kepada pengelola sebesar Rp 3.550 per 1.000 liter sesuai Kelompok Tarif IIIA dalam PerGub DKI Jakarta No.11 Tahun 2007 dan tidak bersifat progresif.
Bahkan penyediaan Kios Air sebagai solusi cepat sementara yang nantinya akan digantikan oleh sistem perpipaan. Sebab, PAM JAYA menargetkan 100 persen cakupan pelayanan pada 2030.

“Terkait langkah solusi cepat sementara ini, tentu saja tidak bersifat permanen. Sebab, baru pada 2030 mendatang, wilayah ini akan mendapatkan akses air perpipaan. Akses air perpipaan adalah komitmen kami dalam mendukung perkembangan Jakarta sebagai Kota Global,” pungkas Arief Nasrudin. □ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Hadiri Lebaran Betawi di Monas, GUBERNUR ANIES Minta Warga DKI Jadi ‘Tuan Rumah’ yang Baik

Redaksi Posberitakota

Gelar Bukber, DOKTER DIAN Beri Santunan ke 600 Yatim dan Dhuafa

Redaksi Posberitakota

Rehab 137 Sekolah & 10 SMK, PEMROV DKI Alokasikan Dana Rp 2,3 Triliun

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang