Kejadian Selasa Sore, ANGIN PUTING BELIUNG Porak Porandakan 41 Rumah Warga Dua Desa di Tigaraksa Tangerang

TANGERANG (POSBERITAKOTA) – Kenyamanan warga yang masing- masing tinggal di Desa Pematang dan Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, terusik oleh terjangan angin puting beliung, Selasa (7/10/2025) sore tadi.

Malah akibat dari kejadian itu, tidak kurang dari 41 rumah warga porak poranda. Bahkan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang sehingga sempat menutup akses jalan di 2 desa tersebut di atas.

Diceritakan Ade Sumarni, warga yang atap rumahnya porak poranda, peristiwa tersebut terjadi ketika wilayah Tigaraksa dilanda hujan sangat deras. Setelahnya, tiba-tiba angin kencang menerpa, sehingga keluarganya harus berlarian keluar rumah guna menyelamatkan diri.

“Sempat bikin takut, karena suara anginnya itu bergemuruh. Begitu saya lari keluar rumah, atap rumah sudah rusak semua. Malah ada sejumlah pohon roboh, karena anginnya memang sangatv kencang banget,” ucapnya.

Juga bukan rumah Ade saja yang mengalami rusak parah akibat angin kencang puting beliung. Sejumlah pohon yang ada di dekat rumahnya ikut tumbang. Malah ada beberapa atap rumah milik tetangganya, ikut rusak parah.

“Di desa ini, banyak rumah yang rusak, termasuk rumah kakak ipar saya yang rusak terkena pohon tumbang. Kebanyakan rumah yang rusak itu bagian atasnya karena terkena angin kencang puting beliuang,” ungkap Ade, apa adanya.

Sedangkan Camat Tigaraksa, Cucu Abdurrosyied, menjelaskan setelah melakukan pemantauan lapangan, terdapat 41 rumah warga yang rusak akibat dampak angin puting beliung. Dari data sementara, sebanyak 25 rumah berada di Desa Pematang dan 16 rumah di Desa Cisereh.

“Namun untuk kerusakannya, rata-rata pada bagian atap. Hal itu akibat tersapu angin puting beliung. Sedangkan untuk korban jiwa, syukur alhamdulillah, tidak ada. Semua warga di sini selamat,” tuturnya, lagi.

Ditambahkan Cucu akibat hujan deras yang disertai angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon hingga menutup akses jalan desa. Meski begitu, khusus pohon yang tumbang tersebut sudah dievakuasi petugas gabungan dari Tagana, TNI dan Polri.

“Perlu saya sampaikan, tadi memang ada beberapa pohon yang tumbang. Namun, pohon-pohon yang menutup beberapa ruas jalan desa itu sudah dibersihkan,” jelasnya.

Pada bagian lain lagi, pihak Kecamatan Tigaraksa bakal melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang untuk meminta bantuan bagi warga terdampak.

“Untuk saat ini, kami sedang melakukan asesmen terhadap rumah warga yang terdampak angin kencang. Selanjutnya, kami juga akan berkoordinasi dengan BPBD,” tutup Cucu, menyidahi keterangannya kepada wartawan. © RED/FATHONIE AG/EDITOR : GOES

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun

Kriminologi 500 Tahun Jakarta, Agustus 1945 : Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan (Seri 20)