JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Untuk mempercepat produksi baterai sodium skala besar dan mendukung penyimpanan energi terbarukan dan keberlanjutan di Asia Tenggara, Winmar Holdings mengumumkan kemitraan strategis dengan CNAE Power
Bahkan melalui kolaborasi yang dilakukan pada Sabtu (21/12/2025) akhir pekan lalu tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas regional dalam integrasi energi bersih dan kemandirian energi melalui teknologi penyimpanan canggih.
Langkah inisiatif tersebut juga sekaligus menegaskan strategi jangka panjang Winmar Holdings untuk memperluas infrastruktur hijau, mengurangi ketergantungan karbon dan memperkuat ketahanan terhadap gangguan terkait perubahan iklim.
Menurut perusahaan, kemitraan ini merupakan langkah penting dalam mengembangkan sistem berkelanjutan yang mampu mendukung permintaan energi bersih yang terus meningkat di Asia Tenggara.
URGENSI TRANSISI ENERGI DITENGAH KRISIS IKLIM
Dalam kaitan tersebut Winmar Holdings menyerukan tindakan segera menuju adopsi energi berkelanjutan seiring intensitas bencana terkait iklim yang terus meningkat di kawasan regional.
Bencana banjir bandang, tanah longsor dan cuaca ekstrem kini semakin sering melanda daerah yang sebelumnya dianggap aman. Bahkan perusahaan menekankan bahwa kejadian ini merupakan konsekuensi langsung dari aktivitas industri berkepanjangan yang mengganggu keseimbangan ekologi.
“Ketahanan lingkungan membutuhkan lebih dari sekadar kesadaran, tetapi transformasi teknologi,” jelas juru bicara Winmar Holdings dalam keterangan tertulisnya yang diterima POSBERITAKOTA, Senin (29/12/2025).
Menurutnya lagi bahwa inovasi harus menjadi kompas dan katalisator dalam mencapai masa depan global yang berkelanjutan.
TEKNOLOGI SEBAGAI PENDORONG KEBERLANJUTAN
Pada bagian lain, Winmar Holdings juga menekankan bahwa kemajuan teknologi memainkan peran menentukan dalam mencapai transformasi energi. Di antara teknologi yang berkembang, komputasi Quantum Chip telah menarik perhatian global, karena memberikan kecepatan pemrosesan ultra-cepat dengan konsumsi energi yang berkurang.
Perusahaan pun mencatat bahwa sistem Quantum Chip semakin penting di berbagai sektor seperti keuangan, jaringan blockchain, dan keamanan data.

Namun integrasinya memungkinkan operasi digital lebih cepat dan efisien sambil mempertahankan jejak karbon rendah yang sejalan dengan tujuan keberlanjutan global.
PENGEMBANGAN KOLABORATIF TEKNOLOGI BATERAI SODIUM
Lewat kemitraan atau berkolaborasi dengan CNAE Power, Winmar Holdings bertujuan mendorong solusi baterai sodium yang dapat diskalakan untuk penyimpanan energi terbarukan.
Produk baterai berbasis sodium muncul sebagai alternatif menjanjikan untuk sistem lithium-ion tradisional karena stabilitas, keamanan lingkungan dan efisiensi biayanya.
Adapun kolaborasi ini akan berfokus pada penerapan teknologi baterai sodium pada kerangka kerja energi terbarukan, termasuk sistem angin dan surya, sambil mendukung kapabilitas manufaktur dan penelitian regional.
“Baterai sodium telah menunjukkan potensi kuat dalam mendukung jaringan penyimpanan terbarukan dan memajukan keberlanjutan regional,” jelas perusahaan.
VISI KEPEMIMPINAN UNTUK MASA DEPAN HIJAU
Dikatakan Ketua Winmar Holdings Eric Syafutra bahwa pihaknya menekankan pentingnya inovasi terpadu dalam mencapai tujuan keberlanjutan global.
“Saat ini kita memasuki periode di mana sistem energi dan teknologi digital harus berkembang bersama untuk melindungi planet kita,” ucap Syafutra, lagi.
Sedangkan di Winmar Holdings, inovasi bukanlah sekadar tujuan. Tetapi, juga menjadi tanggungjawabnya. Dalam kemitraan dengan CNAE Power mencerminkan misi Winmar untuk memungkinkan adopsi energi terbarukan dalam skala regional sambil menjaga keseimbangan ekonomi dan lingkungan.
Selanjutnya, Syafutra juga menambahkan bahwa melalui kolaborasi ini, Winmar Holdings bertujuan memperkuat infrastruktur energi terbarukan Asia Tenggara dan menginspirasi inisiatif serupa secara global.
Winmar Holdings pun menegaskan komitmennya untuk bekerjasama dengan pemerintah, lembaga serta mitra global dalam mempromosikan energi terbarukan, penyimpanan energi dan sistem komputasi generasi berikutnya yang mendukung masa depan industri berkelanjutan. © RED/AGUS SANTOSA

