JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih (Ketum Mabes LMP) HM Arsyad Cannu langsung menyampaikan apresiasinya atas seluruh bantuan yang diberikan ke warga masyarakat korban bencana di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) sudah tersalurkan dan tepat sasaran.
Seperti diketahui bahwa Ketum Mabes LMP HM Arsyad Cannu tergerak langsung peduli serta memberikan bantuan terhadap saudara-saudara di wilayah Sumatera Barat yang tertimpa bencana. Karena itu, dirinya memerintahkan langsung bikin Tim Peduli Bencana dari Mabes LMP dan mendatangi wilayah Palembayan, Kabupaten Agam di Sumatera Barat.
“Saya mewakilkan kepada Waketum Rani VE untuk menyampaikan segala bantuan yang sudah disiapkan. Syukur alhamdulillah seluruh bantuan sudah tersalurkan sesuai harapan dan tepat sasaran, yakni kepada warga masyarakat di Palembayan,” ucap HM Arsyad Cannu dalam penjelasannya kepada media di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Disebutkan bahwa Tim Mabes LMP yang diwakilkan ke Waketum Bidang Sosial Kesejahteraan (Soskesra) Rani VE bersama rombongan, juga dijemput langsung Ketua Markas Cabang (Kamacab) Amboro, Rabu (7/1/2026) pagi. Kemudian harus menempuh perjalanan 3,5 – 4 jam lamanya untuk tiba di daerah Palembayan, Kabupaten Agam di Sumatera Barat.

Sedangkan rombongan Rani VE tiba di Posko Peduli LMP yang sudah berdiri sejak 3 hari setelah terjadi bencana. Tujuannya untuk berkoordinasi dan sekaligus menyampaikan seluruh bantuan seperti yang diperintahkan Ketum Mabes LMP.
Kembali ditegaskan Ketum Mabes LMP HM Arsyad Cannu bahwa seluruh bantuan baik mulai dari paket ibadah berupa sarung sampai bentuk uang tunai dari SKS (Sahabat Kita Sejati), atas perintahnya. “Waketum Rani VE bersama rombongan dari Jakarta dan Penanggungjawab Posko Peduli LMP, telah melaksanakan dengan baik dan memang atas perintah saya,” ungkapnya.
Selama 3 hari (7-9 Januari 2026) Waketum Bidang Soskesra Rani VE, selain melihat kondisi dampak bencana terhadap masyarakat, juga menyampaikan bantuan Paket Sarung dan Mukenah serta ditambah uang tunai Rp 50.000/rumah dari SKS (Sahabat Kita Sejati).
Termasuk bantuan dana tunai sebesar Rp 30 juta khusus untuk pembangunan awal mushola di Desa Padang Landua Jorong Kampung Tengah Barat. Bukan hanya itu saja. Mabes LMP juga memberi bantuan 8 buah lampu solar sell untuk penerangan jalan, karena wilayah setempat yang masih gelap gulita jika malam hari.

Dijelaskan Rani VE bahwa keseluruhan donasi datang dari Ketum Mabes LMP HM Arsyad Cannu, Badan Pengurus Mabes LMP, juga donasi dari Para Ketua Mada seluruh Indonesia. Tak lupa ada juga dari penggalangan dana kalangan artis/selebritis saat menggelar acara ‘Donasi Untuk Sumatera‘ pada 23 Desember 2025 lalu di Jakarta.
Sementara itu Komandan Posko LMP di Palembayan, Kabupaten Agam (Sumbar) Abu Hanifah mengungkapkan bahwa kedatangan Waketum Soskesra yang mewakili Mabes LMP ke Posko LMP Peduli merupakan penyemangat dan support terhadap kegiatan di lokasi bencana.
“Sebab, sebenarnya Posko LMP Peduli sudah hadir 3 hari setelah kejadian bencana banjir bandang dan tanah longsor di Palembayan Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis 27 Nopember 2026 lalu,” terang Abu Hanifah.
Terkait pembangunan awal mushola di Desa Padang Landua Jorong Kampung Tengah Barat, karena memang menjadi kebutuhan warga masyarakat setempat. Sarana atau tempat ibadah seperti mushala menjadi hal terpenting dan sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat.
“Apalagi pada pertengahan Pebruari 2026 mendatang, sudah memasuki bulan suci Ramadhan. 1447 Hijriyah. Jadi, kebutuhan atau berdirinya mushola, mutlak dibutuhkan untuk menjalani ibadah sholat Taraweh, ” ucap Rani VE dan Abu Hanifah seraya menyebut bahwa nantinya rumah ibadah itu akan diberi nama Mushalla An-Nur Laskar Merah Putih. © RED/AGUS SANTOSA

