DEPOK (POSBERITAKOTA) – Bagaimana mahasiswa bisa menjadi pionir dalam era transformasi digital? Program Studi (prodi) Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis menunjukkan jawabannya melalui pendekatan pembelajaran adaptif dan berbasis praktik, yang menekankan inovasi, kreativitas, dan penerapan teknologi digital secara nyata.
Prodi Bisnis Digital UNM mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengimplementasikan ide-ide digital yang aplikatif dan bernilai tambah. Inovasi mahasiswa menjadi inti pembelajaran sekaligus bagian dari pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Ketua Prodi Bisnis Digital UNM, Lia Mazia, menjelaskan, kami mendorong mahasiswa berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi digital. Prodi Bisnis Digital UNM menciptakan lingkungan akademik yang mendukung lahirnya ide-ide baru yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
“Mahasiswa dibekali kompetensi menyeluruh di bidang digital marketing, kewirausahaan digital, pengelolaan platform digital, analisis data bisnis, hingga pengembangan konten kreatif. Dukungan dosen berpengalaman serta jaringan mitra industri dan masyarakat memperluas ruang kolaborasi, mendorong inovasi yang nyata dan berdampak,” jelasnya lewat rilis resmi yang diterima POSBERITAKOTA, Jumat (27/2/2026.
Dengan strategi ini, ditambabkan Lia, Prodi Bisnis Digital UNM menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Bisnis yang mencetak lulusan unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
“Prodi Bisnis Digital berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem pembelajaran inovatif yang mendukung penguatan talenta digital Indonesia. Apakah generasi muda siap memanfaatkan peluang ini untuk menjadi pemimpin inovasi digital masa depan? Ayo bergabung di Universitas Nusa Mandiri prodi Bisnis Digital,” ajaknya. © RED/ACHMAD JOHAN /EDITOR : GOES