Mulai 21 – 24 Mei, Red Bull Cliff Diving World Series 2026 Digelar di Nusa Penida Bali

BALI (POSBERITAKOTA) – Ajang Red Bull Cliff Diving World Series 2026 akan berlangsung di Broken Beach, Nusa Penida, Bali, pada 21-23 Mei. Kompetisi loncat tebing akrobatik ini dipindahkan demi keselamatan atlet. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers hari Rabu.

Direktur Olahraga Red Bull Cliff Diving, Orlando Duque, menjelaskan perubahan lokasi. Awalnya, putaran pertama direncanakan di Air Terjun Kroya, Buleleng. Kondisi cuaca dan sedimentasi mengurangi kedalaman air, sehingga lokasi tersebut kurang ideal.

Duque menegaskan keselamatan atlet menjadi prioritas utama. Seluruh putaran kompetisi dipindahkan ke Broken Beach. “Keselamatan atlet dan semua kru menjadi prioritas utama,” kata Duque.

Sebanyak 24 atlet terbaik dunia akan berpartisipasi, terdiri dari 12 perempuan dan 12 laki-laki. Atlet perempuan melompat dari 21 meter, sementara pria dari 27 meter. Kecepatan masuk air bisa mencapai 85 kilometer per jam.

Pijakan tebing di Bali yang curam menjadi tantangan tersendiri. Para atlet harus beradaptasi khusus sebelum bertanding. Ini menambah tingkat kesulitan ajang dunia ini.

Atlet wildcard Aidan Heslop sempat mencoba Air Terjun Kroya. Ia mendapat pengalaman baru dengan presisi tinggi. “Setiap tempat memiliki karakteristiknya masing-masing, Bali akan sangat menantang,” ujarnya.

Xantheia Pennisi, atlet wildcard perempuan, menekankan konsistensi. Ia juga menyoroti pentingnya faktor keselamatan. “Atlet ingin tetap konsisten di setiap lompatan dan menghindari cedera,” kata Pennisi.

Orlando Duque memuji Bali sebagai lokasi lengkap untuk olahraga ekstrem internasional. “Bali punya semuanya,” kata Duque. Ia menyebut alam, budaya, dan atmosfer Bali sangat mendukung.

Meskipun Air Terjun Kroya batal, penyelenggara membuka peluang kembali. Mereka akan mencoba lokasi tersebut pada musim berikutnya. Setelah Bali, seri kompetisi dunia ini berlanjut ke Copenhagen, Bosnia, dan Oman.

Penyelenggaraan Red Bull Cliff Diving World Series 2026 di Nusa Penida ini diharapkan sukses. Ajang ini menempatkan Bali sebagai destinasi sport tourism premium dunia. ® RED/BALI 01

Related posts

Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Pariwisata Bali Sumbang 55% Devisa Nasional di 2025

Ke Seluruh Indonesia, ‘Bonte Cari Pahala Sabang-Merauke’ Siap Hadirkan Pelatihan Kesehatan Tradisional Gratis

Resmi Berakhir ‘Sebar Qurban 2026’, Amanah Pequrban Menjangkau 204.184 Penerima Hak Program