Sempat Terjadi Insiden, Ada 3 Peserta Audiensi Kerauhan di DPRD Bali Setelah Penyerahan Aspirasi

BALI (POSBERITAKOTA) – Tiga peserta audiensi kerauhan di Wantilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali, Denpasar. Insiden ini terjadi pada Rabu, 3 Juni 2026, setelah penyerahan aspirasi. Mereka adalah bagian dari Forum Pemerhati Pembangunan (FOR HATI) Bali.

Sekitar pukul 11.24 Wita, seorang peserta perempuan berteriak kencang dan menangis. Peserta audiensi lainnya berusaha menenangkan wanita tersebut. Namun, tangisan dan teriakan tidak kunjung berhenti.

Enam menit kemudian, sekitar pukul 11.30 Wita, aparat dan rekan membopong perempuan itu keluar. Selain itu, seorang peserta laki-laki juga menangis pada waktu yang sama. Rekan di sebelahnya segera menenangkan pria tersebut.

Fenomena kerauhan juga dialami peserta perempuan lainnya. Ia menangis dan berteriak kencang. Tangisannya dapat berhenti setelah dipercikkan air dan mantra.

Ketua FOR HATI Bali, I Ketut Sae Tanju, meminta hadirin tetap tenang. “Harap hadirin lainnya untuk tarik napas dan embuskan, tetap tenang dan berpikir jernih,” ujar Sae Tanju. Peristiwa ini terjadi setelah Sae Tanju menyerahkan dokumen aspirasi.

Sekitar pukul 11.46 Wita, peserta perempuan yang pertama kali menangis kembali. Ia mengambil tas, sepatu, dan gawainya yang tertinggal di dalam wantilan. Kejadian spiritual ini menjadi sorotan dalam audiensi tersebut.

Insiden kesurupan ini terjadi di Wantilan DPRD Bali. Tiga peserta audiensi kerauhan menimbulkan perhatian. Peristiwa ini berlangsung saat Forum Pemerhati Pembangunan Bali menyampaikan aspirasinya. ® RED/BALI 01

Related posts

ICANN87 Pindah ke Bali, Indonesia Bakal Jadi Tuan Rumah Tata Kelola Internet Dunia

Sehari Bisa Raup Rp 600 Ribu, Sembilan Anak Punk Kuta Diamankan Satpol PP Badung

Bertujuan Perbaiki Pengelolaan, KLH dan Bali Deklarasikan Kewajiban Pemilahan Sampah