PosBeritaKota.com
Uncategorized

Akibat Tersumbat oleh Sampah, Banjir Rendam Pintu Masuk di Desa Kamasan Klukung Bali

BALI (POSBERITAKOTA) – Banjir Desa Kamasan merendam pintu masuk kawasan wisata di Klungkung. Genangan ini terjadi selama dua hari terakhir akibat saluran drainase yang tersumbat oleh sampah, sehingga mengganggu aktivitas warga dan pengendara.

Pantauan di lokasi pada Sabtu (27/6/2026) pagi menunjukkan genangan menutup badan jalan utama. Simpang empat Jalan Puputan dan Nandini, perbatasan Desa Tojan dan Kamasan, tampak terendam air. Kondisi ini memaksa pengendara motor dan mobil untuk ekstra hati-hati saat melintas.

Luapan air ini berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga setempat. Para pedagang di desa kerajinan tersebut mengeluhkan penurunan jumlah pembeli. Akses jalan yang tergenang membuat konsumen enggan untuk mampir ke area pertokoan.

“Kalau luapannya sudah lama, tapi yang besar ini sudah dua harian,” kata Ni Ketut Suartini, seorang pedagang setempat. Menurutnya, kondisi yang cukup parah membuat pembeli tidak bisa masuk ke tokonya.

Suartini menjelaskan penyebab utama banjir adalah sampah kiriman dari wilayah hulu. Sampah yang dibuang sembarangan ke saluran air menyebabkan drainase di lokasi tersebut tersumbat total. Akibatnya, air tidak mengalir lancar dan meluap hingga ke permukaan jalan.

Warga lainnya, Ketut Resina, mengungkapkan bahwa penanganan manual sudah tidak efektif. Menurutnya, petugas dari dinas terkait sudah sering datang untuk membersihkan saluran. Namun, banjir tetap kembali terjadi karena masalahnya sudah cukup parah.

“Beberapa kali memang ada petugas yang datang membersihkan saluran. Mungkin harus dibongkar total,” terang Resina.

Selain mengganggu lalu lintas dan ekonomi, genangan air juga menimbulkan bahaya. Luapan air kerap menyembunyikan jalanan yang rusak atau berlubang. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan dan telah menyebabkan beberapa pengendara terjatuh.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Klungkung dapat segera melakukan perbaikan menyeluruh. Penanganan yang tuntas sangat diperlukan agar aktivitas warga kembali normal dan masalah banjir Desa Kamasan tidak terulang lagi. ® RED/BALI 01/EDITOR : GOES

Related posts

Balap Formula One 2019, GROSJEAN Optimis Tim Haas-Ferrari Bakal Kompetitif

Redaksi Posberitakota

BANK DKI Hadirkan Kemudahan Pinjaman Biaya Pendidikan ke Mahasiswa Universitas Gunadarma

Redaksi Posberitakota

Conte : Akhirnya Kami Juara Liga Premier Inggris

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang