JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Setelah melalui proses penjurian yang cukup ketat untuk menetapkan juara 1, 2 dan 3 di masing-masing kategori sebagai pemenang, akhirnya pihak penyelenggara menampilkan sebanyak 100 karya terbaik hasil kurasi dewan juri dalam Pameran Fotografi Nasional ‘Sekolah Rakyat’ yang digelar di Galeri Cipta 1, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, 21-25 Juli 2026 mendatang.
Menurut Arbain Rambey yang didampingi Hendra Lesmana selaku Kurator Seni Fotografi dan Anggota Dewan Juri, apa yang dihasilkan dari Lomba Fotografi ‘Sekolah Rakyat’ telah memenuhi harapan. Terlebih lagi, tambah dia, adanya atensi yang begitu besar dari para peserta lomba. Sebab, ada 700 karya foto yang masuk dari seluruh Indonesia.
“Hasilnya pun sangat memenuhi harapan dari pihak penyelenggara, dimana peserta lomba yang mengirimkan karyanya mampu mendokumentasikan semangat belajar dan kehidupan di Sekolah Rakyat melalui karya visual yang inspiratif,” ucap Arbain dalam sambutannya mewakili dewan juri di pembukaan pameran foto, bertempat di Galeri Cipta I, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Selasa (21/7/2026).
Dikatakannya lebih lanjut bahwa karya-karya yang masuk dalam kategori jurnalistik maupun human interest. “Bahkan foto yang dikirim benar-benar menampilkan momen nyata dari aktifitas pembelajaran dan kehidupan di Sekolah Rakyat. Selain mengangkat kisah, ekspresi, emosi dan perjuangan siswa, guru maupun masyarakat di sekitarnya,” urainya.
Sedangkan Ketua Asosiasi Fotografi Indonesia, Andi Kusnadi, mengungkapkan bahwa tujuan dari Lomba Foto dan Pameran Fotografi Nasional ‘Sekolah Rakyat’ ini adalah untuk mensosialisasikan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto.
“Karena itu, diungkapkan Andi, pihaknya memberikan apresiasi positif atas hasil dari pelaksanaan Lomba Fotografi hingga digelarnya Pameran Fotografi Nasional ‘Sekolah Rakyat’. Apalagi kegiatan ini terselenggara atas kerjasama antara Asosiasi Fotografi Indonesia (AFI) bersama Majalah MATA dan PT Basik serta difasilitasi Kemensos RI.
Melalui Lomba Foto dan Pameran Fotografi ini untuk menyampaikan pesan secara visual tentang program yang sangat baik dari Pemerintah, karena masih banyak masyarakat kita yang belum tahu tentang Sekolah Rakyat,” jelas Andi, panjang lebar.
Namun untuk harapannya di tahun depan, Kemensos RI bersama Kementerian Desa, dapat lebih meningkatkan kolaborasi. Tentu saja dengan menyelenggarakan event yang sama, tapi bisa diadakan di setiap zona atau tingkat wilayah (daerah).
Begitu pun apa yang disampaikan Freddy Kamto selaku Ketua Panpel Lomba Foto dan Pameran Fotogragi. Pihaknya mengaku bersyukur karena proses dari pelaksanaan Lomba Fotografi hingga Pameran Fotografi, bisa berjalan lancar tanpa kendala.
Berikut ini adalah para juara Lomba Foto Sekolah Rakyat; Anis Efizudin dengan judul ‘Yel Yel Kesuksesan Siswa SR (Kategori Umum), Muhammad Sodikin berjudul ‘Restu Orangtua’ dan M Joko Apriyo Putro angkat judul ‘Intip Pembiasaan Pagi di Asrama Putri SRMP 22 Kota Malang’.
Adapun untuk Kategori Guru masing-masing dimenangkan Akhmat Haridi (judul : Merawat Tanaman Hidroponik), Ivan Candra (judul: Momen Penuh Kepedulian di Hari Pertama Sekolah) dan Soni Sandiyana (judul: Kita Semua Sama di Dalam Kelas).
Sementara itu untuk Kategori Siswa diraih Kenzie Fawwaz Nixap Kayan (judul: Belajar Tanpa Batas), Naya Nisyaul Hasanah (judul: Hormat Untuk Masa Depan) dan Romora Hito (judul: Sambut Siswa). Juara pada masing- masing kategori menerima hadiah uang Rp 3 juta, peringkat kedua Rp 2 juta dan posisi ketiga setiap kategori menerima hadiah Rp 1,5 juta. ® RED/AGUS SANTOSA