Letupan Kawah Sileri Gunung Api Dieng Jateng Bisa Membahayakan Penduduk

BANJARNEGARA – JAWA TENGAH (POSBERITAKOTA) – Ditengah warga Jawa Tengah masih menikmati suasana Hari Raya Idhul Fitri 1438 H (Lebaran), sekitar pukul 12.00 WIB di hari Minggu (2/7) telah terjadi letupan Kawah Sileri yang berlokasi di  Desa Kepakisan, Kecamaan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sedangkan letusannya terjadi sebanyak satu kali dengan ketinggian kurang lebih 50 meter. Pada saat kejadian, pengunjung yang berada di Kawah Sileri terdapat 10 orang dan kini sudah dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) 1 Batur.

Menurut Surip yang berada di Pos Gunung Api Dieng, pihaknya telah meminta kepada kalangan pengunjung segera meninggalkan lokasi. Sebab, arena Kawah Sileri, sudah disterilisasi, demi berjaga-jaga bakal ada letusan susulan.

Sedangkan lahar yang dikeluarkan, ditambahkan para petugas yang kebetulan sedang berada di sekitar lokasi letupan, hanya berupa lahar dingin. Namun tetap membahayakan keselamatan manusia.

Baca Juga:  Asap Putih di Puncak GUNUNG AGUNG Dipicu Hujan Tinggi

Siapa saja korban letupan lahar dingin yang merupakan para wisatawa. Berikut ini data yang didapat POSBERITAKOTA dari berbagai sumber. Mereka adalah Mirotun, 30 th, Islam dan beralamat Desa Sabrang Kecamatan Peninggaran Kabupaten Pekalongan. Tidak ada luka, karena hanya terkena lumpur).

Selain Mirotun terdapat korban lain yang terdiri dari :  Ayu Nur Aeni (10 th), Muzaefah (32 th),  Haromi (55 th), Heti Handayani (13 th), Nur Holisoh (24 th), Zulfa Yanti (9 th), Badru Utamam (37 th), Moh Fidsa Aswa Muzafar (2 th), Muh Zahromi (50 th) berprofesi sopir, Mutamimah (31 th), Siti Hudifah, (30 th), Muainah (44 th) yang beralamat Desa Kauman RT, Kecamatan Peninggaran, Pekalongan, Toyibah (50 th), Nurbaiti (12 th) dan Cucu Nofalia (26 th). ■ Red/Goes/Berbagai sumber WA

Beri Tanggapan