Kapal Motor Tarik Tongkang Tanpa Dokumen Diamankan WFQR Lantamal IV Koarmabar

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) melalui Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lanal Tanjung Balai Karimun, Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, berhasil mengamankan kapal motor tanpa nama yang sedang menarik tongkang tanpa dilengkapi dokumen, di perairan Penyalai, Kuala Kampar, Riau.

Komandan Lanal (Danlanal) Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Totok Irianto menegaskan bahwa pengamanan tersebut bermula saat Tim WFQR IV Lanal Tanjung Balai Karimun melakukan kegiatan patroli laut rutin dengan menggunakan Kapal Patroli Keamanan Terbatas (Patkamla) Pulau Karimun melihat adanya sebuah kapal motor yang sedang menarik tongkang yang mencurigakan di perairan Penyalai.

Setelah mengindikasikan hal yang mencurigakan, Tim WFQR mendekati kapal motor tersebut dan menghentikanya pada posisi 00° 31’ 282’’ LU – 103° 17’ 450’’ BT guna melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan dugaan pelanggaran awal yakni kapal motor dan tongkang tidak layak laut, kapal motor dan tongkang berlayar tanpa dilengkapi SPB (Surat Persetujuan Berlayar) dan muatan berupa eskafator (alat berat) tidak dilengkapi surat-surat resmi/dokumen serta tidak dilengkapi manifest.

Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil pemeriksaan, kapal motor tanpa nama tersebut milik Mardani sekaligus sebagai nakhoda serta diawaki satu orang ABK. Sedangkan tongkang dengan muatan satu unit eskafator (alat berat) merupakan milik Ijon. Kapal berlayar dari Penyalai menuju Pulau Muda, Kampar.

Diyakini telah terjadi pelanggaran, selanjutnya kapal beseta nakhoda dan ABKnya serta tongkang dan muatannya diamankan di Pos Pengamat (Posmat) Penyalai, Lanal Tanjung Balai Karimun guna pengusutan atau diproses lebih lanjut. ■ Red/Goes

Related posts

Lulus & IPK-nya 3.94, DARMAWAN YUSUF Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude dari Universitas Sumatera Utara

Kagak Ada Kapoknya, PESINETRON RIO REIFAN Kembali Berurusan dengan Polisi karena Kasus Narkoba

Atas Dugaan Korupsi Gereja Kingmi Mile 32 Mimika, KUASA HUKUM Ingin Ajukan Kliennya Sebagai Justice Collaborator