Liburan ke Bali, ZARIMA-TATA-FERRY ‘Rujuk’ dalam Ikatan Bathin

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam sebuah kehidupan, jika mengacu pada sebuah takdir, tak ada yang tak mungkin. Jika sebelumnya sempat berseteru, kemudian atas kebesaran jiwa salahsatu pihak, akhirnya mereka dipertemukan lewat ‘rujuk‘ dalam ikatan bathin.

Kurang lebih seperti itulah untuk menggambarkan pertemuan Zarimah Mirafsur (ibu), Niquita Juan alias Tata (anak) dan Ferry Juan SH (ayah). Mereka dipertemukan kembali lewat takdir. Tak ada dendam, benci atau amarah.

Niquita Juan alias Tata yang baru saja menyelesaikan pendidikan SMU-nya, bisa kembali bertemu dengan ibu kandungnya, Zarima Mirafsur, semata karena proses waktuBisa bertemu serta kangen-kangenan, sebagai sebuah ikatan bathin antara keduanya. Bahkan sampai harus berlibur bersama ke Pulau Dewata, Bali.Ferry Juan, sebagai seorang ayah, tentu dengan kebesaran hati, justru bisa ikut merasakan kebahagiaan menyaksikan pertemuan Tata dan Zarima. “Sejatinya, momentum ini, sudah saya tunggu-tunggu cukup lama. Dan, akhirnya bisa direalisaikan,” curhat pengacara kondang Ibukota tersebut kepada POSBERITAKOTA, Selasa (16/1).

Selepas menyelesaikan pendidikannya dari AIS (Australian Independent School) pada akhir tahun 2017 kemarin, Tata benar-benar ingin disupport Ferry Juan SH dan Zarima Mirafsur. Tentang keinginan Tata semisal kuliah diluar negeri, justru ingin dituruti.

“Yang pasti, apapun yang diingini Tata untuk meraih jenjang pendidikan lebih tinggi, sebagai orangtua (ayah-red), saya siap mendukung. Apapun gelar yang ingin dikejar, jika itu memberikan satu nilai kebahagiaan dalam hidup Tata, kenapa tidak?” Begitu ucap pria yang selalu berpenampilan flamboyan tersebut. 

Kisah mengharukan pertemuan Zarima Mirafsur dan Niquita Juan, diawali oleh jiwa besar Ferry Juan SH yang mengajak Zarima untuk hadir dalam acara graduation Tata disebuah hotel mewah di Jakarta. Setelah itu, berlanjut berlibur bersama di villa pribadi mereka di Pulau Dewata, Bali, selama sepekan.

Bahkan dari kejadian itu, bisa disebut sebagai kado Tahun Baru yang sangat istimewa, karena mereka bisa berkumpul kembali dalam jalinan silaturahmi bathin. Kondisi itu jelas mengalahkan keputusan hakim yang pernah menyidangkan kasus keputusan mereka beberapa tahun silam.​”Ini sebuah fakta, karena saya sudah 20 tahun mengenal Zarima. Baru kali itu, saya melihat wajah Zarima seperti memancarkan kebahagiaan yang luar biasa, ketika bertemu dengan Tata di acara wisuda serta selama liburan di Bali,” urainya.

Momen seperti, diungkapkan Fery Juan SH, sudah merupakan semua nazar yang akhirnya bisa terkabulkan. Sebaliknya, Tata pun sangat akrab, senang dan bahagia sambil bermanja-manja kepada Zarima selama liburan.

“Jadi, selama di Bali kemarin, Tata selalu manggil Mommy-Mommy kepada Zarima. Itu membuat saya ikut hanyut dalam suana bahagia. Tata telah menerima rasa rindu mendalam dari seorang ibu. Apalagi, Tata sudah tumbuh sebagai gadis remaja,” beber Ferry Juan SH.

Apakah frame kehidupan indah yang bisa dilihat publik dan dirasakan bertiga (Zarima, Tata dan Ferry Juan SH), mengindikasikan mereka akan benar-benar ‘rujuk‘ dalam sebuah kehidupan rumahtangga yang sejati? Jawabannya, tentu masih harus menunggu waktu! ■ Red/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here