Tumplek-Blek di Kopi Politik, RATUSAN AKTIFIS 98 Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Ratusan mantan Aktivis 98 tumplek-blek di Kafe Kopi Politik di Jl Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (1/6). Kehadiran mantan pasukan yang berkontribusi menumbangkan Pemerintahan Orde Baru (Orba), untuk menjalin silaturahmi sekaligus melakukan buka bersama.

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni, juga menyuguhkan acara diskusi dengan tema ‘Bersatu untuk Indonesiaku’. Diskusi tersebut menampilkan sejumlah pembicara yang semuanya mantan Aktivis 98 dari berbagai organisasi masyarakat seperti Derap, Rumah Gerakan 98, Pena 98, Eksponen 98, Pospera, Famred dan lain-lain.

“Kegiatan ini untuk mengumpulkan teman-teman lama yang mana keberadaannya sudah tersebar di mana-mana. Di sini kita semua sama. Kita sama-sama mantan aktivis yang memperjuangkan demokrasi dan tetap terus berjuang untuk demokrasi,” ujar CEO Kopi Politik, Todotua Pasaribu di Jl Pakubuwono VI Kebayoran Baru.

Pihaknya, tambah Todotua, memberikan fasilitas kepada teman sesama aktifis yang kini sudah punya kesibukan masing-masing. Ia juga didampingi Iman ‘Bocor’ Akhirman yang juga mantan aktivis pro reformasi.

Baca Juga:  Peserta Dokter Anestesi dari Daerah, RSUD Tarakan Gelar Workshop Nyeri Kronis

Sebagian besar mantan aktivis tersebut, kini banyak yang berkiprah di hampir semua partai politik yang ada di negeri ini. Meskipun paham partainya berbeda-beda, namun di saat berkumpul di kafe tersebut, mereka melebur menjadi satu dan saling menghormati hak pribadi masing-masing.

Sesuai namanya keberadaan Kafe Kopi Politik, membidik pelanggan dari kalangan politik. “Meski namanya Kopi Politik atau sering disebut Kopol, namun sajiannya bukan cuma kopi, melainkan juga aneka minuman lainnya dan berbagai menu makanan,” tambah Iman yang akrab dipanggil Bocor.

Menurut dia, kafenya tersebut juga banyak dikunjungi anggota dewan politikus dari berbagai daerah untuk berdiskusi, ngobrol, maupun kongkow sambil menikmati aneka hidangan yang mana andalannya kopi asal Aceh. Namun demikian kafe ini juga terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, baik kawula muda maupun orang tua. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan