Ceramah Idul Fitri, USTADZ HERU SISWANTO : Jangan Putus Asa Minta Ampunan

BEKASI (POSBERITAKOTA) □ “Puasa Ramadhan telah menempa umat Islam menjadi orang-orang yang bertakwa. Islam mengajarkan kita untuk tidak berputus asa dalam meminta ampunan kepada Allah SWT. Hari ini merupakan hari kemenangan, hari kembali kepada fitrah, kesucian diri.”

Demikian ceramah ustadz Heru Siswanto S Pd.I dalam sholat Idul Fitri di halaman Mesjid Al Muhajirin Jalan Melinjo, Harapan Baru, Bekasi Barat, Jumat (15/6). “Orang-orang yang tidak mendapat ampunan di bulan Ramadhan adalah orang-orang yang merugi,” ucapnya.

Menurut ustadz yang juga guru di SDIT Al Husnayain ini, puasa juga mengajarkan umat Islam untuk berempati, berkepedulian sosial kepada sesama yang kurang mampu. Juga mengajarkan untuk mudah membelanjakan harta bendanya di jalan Allah SWT, baik di waktu lapang maupun sempit.

Pada sholat Idul Fitri yang diikuti ratusan ribu umat Islam, Ketua Panitia Pelaksaan Ramadhan dan Idul Fitri, H Asmar Maulana SE, menyebutkan bahwa selama Ramadhan di Mesjid Al Muhajirin telah menggelar berbagai kegiatan.

Selain ceramah Ramadhan yang diisi penceramah dari luar, juga para ustadz tetap di Masjid Al Muhajirin. Mereka antara lain Ustadz H Mismarudin Daulay, H Muhammad Sidik, Ustadz H Achmad Hidayat, Ustadz Syaiful Anwar dan Ustadz Edyson Halim.

Baca Juga:  Ada-ada Saja, KPK Segera Lelang Perhiasan dan Lukisan Koruptor

Untuk membina anak-anak dan remaja, ditambahkan H Asmar, juga digelar sanlat dan loketa. Bahkan di antara mereka juga diberi kesempatan untuk menjadi pembawa acara dan pembaca hadis.

“Itikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan, diikuti sekitar 100 hingga 120 peserta. Mulai dari kalangan anak-anak, remaja hingga orang dewasa,” papar H Asmar.

Usaha menampilkan anak-anak dan remaja sebagai pembawa acara ini, menurut Ketua DKM Al Muhajirin H Achmad Hidayat, mendapat apresiasi dari ustadz-ustadz dari luar. Itu sebagai bentuk pengkaderan yang jarang mereka dijumpai di mesjid lainnya.

Adapun hasil penggalangan dana untuk pembangunan pagar dan konblok di belakang mesjid hingga akhir Ramadhan, mencapai hampir Rp 96 juta. Sedangkan dari kotak amal Ramadhan berhasil dikumpulkan Rp 23,8 juta.

Sedangkan untuk zakat fitrah yang sudah dibagikan kepada 341 mustahik, meliputi 283,5 liter beras dan uang Rp28.113.750. Lain lagi untuk zakat maal terkumpul Rp 12.800.000, infaq serta sodakoh sebesar Rp 4.840.750. ■ RED/BAGAS

Beri Tanggapan