Bikin Rasa Aman, WALIKOTA JAKBAR Beri Acungan Jempol buat Kapolres

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ “Pertama sekali saya pribadi mengucapkan selamat HUT ke-72 Bhayangkara. Semoga Polri dipercaya masyarakat dan lebih profesional,” ujar Walikota Jakarta Barat, HM Anas Efendi SH MM kepada POSBERITAKOTA, Minggu (1/7).

Menurut walikota, di wilayah Jakarta Barat, pada bulan suci Ramadhan yang baru lewat sungguh berbeda dengan tahun sebelumnya. Terutama kasus tawuran, hampir tidak ada dan hal ini telah memberikan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Alhamdulillah, tidak ada tawuran baik anak-anak di kampung maupun pelajar di jalanan. Ini satu bukti adanya sinergitas yang kompak. Apalagi dalam masalah penggalangan yang dilakukan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi SH MH dengan para ulama, tokoh agama dan sejumlah ormas sangat baik,” tutur Anas lagi.

“Tidak ada yang tak disentuh oleh komandan Hengki. Luar biasa, saya kasih jempol untuk beliau,” ungkapnya sambil tersenyum. Ia menyebutkan hal itu, karena dirasakan olehnya bahwa Kapolres hampir tak pernah putus berkomunikasi setiap saat bahkan pada malam hari pun hanya untuk menanyakan masalah keamanan.

Baca Juga:  Terkait Aksi Mogok, Transjakarta Diminta Cari Solusi

Selama ini, lanjut Walikota, antara pihaknya dengan TNI/Polri sudah berjalan baik dan cepat tanggap jika ada permasalahan.”Kami akrab dan kompak bukan hanya di bidang kedinasan saja, tapi juga dalam bidang lainnya,” cetusnya.

Dikatakan Anas, terkait pengungkapan kasus penjambretan menimpa pejabat PUPR baru-baru ini dirinya memberi apresiasi. “Itu namanya tanggung jawab sebagai aparat keamanan. Istilahnya, penjahat mau sembunyi di atas gunung pun pasti dikejar,” katanya.

Kasus yang mengejutkan terjadi pasca hari Lebaran, menurut Anas lebih lanjut, tidak pakai lama-lama pelakunya yang selama ini meresahkan masyarakat, salah satunya bisa ditangkap dan ditindak tegas.

Walikota mengatakan menjelang diselenggarakannya Asian Games wilayah Jakarta Barat harus aman.”Aman dari tindak kejahatan jalanan,” tambahnya. Hanya satu catatan Anas, Narkoba belum tuntas. Sebab peredarannya masih ada.

“Saya sudah perintahkan kepada seluruh jajaran, apabila mengetahui ada orang yang dicurigai sebagai pengedar Narkoba, segera melapor, ” pungkasnya. ■ RED/WARTO

Beri Tanggapan