Tanpa Konfirmasi, FEBRYAN ADITYA Tak Terima Diberitakan Dugaan Penipuan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Meski berita yang muncul dan dimuat di dua media online setahun lebih silam, namun sosok Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dan Ketua Umum Karyawan Film Televisi (KFT), Febryan Aditya, tak terima ditulis dugaan penipuan karena tak sesuai fakta.

Bukan hanya itu saja, masalah yang disebut dalam tulisan tersebut, juga tak sampai ke jalur pengadilan. Sebab, narasumber yang diwawancarai hanya sepihak dan media online yang menulis tanpa melakukan konfirmasi sebagai keseimbangan berita.

“Yang pasti, saya kecewa berat atas kedua pemberitan di media online. Saya juga tak terima ditulis, terkait dugaan penipuan. Padahal, faktanya sampai sekarang saya tak pernah berurusan dengan penyidik dan pengadilan,” ucap Febryan Aditya kepada POSBERITAKOTA, Kamis (20/9).

Kedua media online yang memberitakan dirinya tersebut, yakni Intijaya.news tertanggal 3 Juni 2017 (judul : Ketua Parfi Febryan Aditya Akan Dilaporkan Polisi) dan Liputan6.com tertanggal 22 Maret 2017 (judul : Ketua Parfi Tersangkut Kasus Penipuan).

Febryan Aditya juga heran dan ingin mempertanyakan jika berita itu benar, seharusnya baik Intijaya.news maupun Liputan6.com, memberitakan dirinya yang diproses di kepolisian atau persidangan di pengadilan. “Tapi, sampai sekarang, kasusnya tak sampai ke jalur pengadilan,” papar dia.

Saat ini Febryan Aditya sedang melakukan konsultasi dengan wartawan senior dan bahkan ingin melaporkan ke Dewan Pers, terkait pemberitaan negatif namun tanpa konfirmasi sebagai keseimbangan.

“Sampai sekarang, saya mendapat imej buruk. Padahal, saya tak pernah melalukan apa yang dituduhkan itu,” pungkas Febryan Aditya yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Persatuan Artis Dangdut & Musisi Indonesia (PADMI) serta Ketua Dewan Penasehat Serikat Pers Seluruh Indonesia (SPRI) tersebut. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here