Cuma Setingan, MARQUEZ Ditangkap Polisi Jelang MotoGP Thailand

BANGKOK (POSBERITAKOTA) ■ Akibat berkeliling kota dengan menggunakan Honda RC213V, Marc Marquez ditangkap oleh kepolisian kota Bangkok, Thailand jelang gelaran MotoGP yang akan berlangsung di sirkuit Buriram, akhir pekan ini. Namun ditangkapnya Marquez oleh kepolisian setempat itu rupanya hanya settingan.

Awalnya, Marquez ditangkap karena diduga mengendarai motor tanpa spion dan knalpot bersuara keras di jalanan kota. Ia kemudian diamankan dan digelandang dengan dibonceng oleh seorang polisi setempat dengan menggunakan motor Yamaha NMAX.

Namun peristiwa tersebut rupanya hanya settingan yang dilakukan Tim Repsol Honda untuk menyapa para penggemar MotoGP di kota Bangkok, Thailand. Pasalnya, ini pertama kalinya MotoGP digelar di kota tersebut sepanjang sejarah perhelatan balap motor jet.

Setelah peristiwa itu, Marquez pun dengan santainya melanjukkan kegiatan uniknya dengan menyapa para fans dan bahkan sempat naik tuktuk (alat transportasi mirip Bemo di Thailand). Pebalap asal Spanyol itu bahkan sempat mampir ke warung pinggir jalan untuk makan. Setelah menyapa para rans, Marquez akan langsung menjajal sirkuit Buriram dalam sesi latihan bebas yang dimulai, Jumat (5/10) besok.

Jika ditilik dari hasil tes pramusim pada Februari lalu, tim pabrikan Honda menjadi yang paling diunggulkan dalam balapan MotoGP Thailand. Cal Crutchlow (LCR Honda), Marc Marquez (Repsol Honda), dan Dani Pedrosa (Repsol Honda) secara bergiliran memuncaki waktu lap tercepat dalam tiga sesi tes.

Sementara Movistar Yamaha kesulitan untuk tampil bagus mengingat mereka saat itu juga disibukkan dengan masalah yang mendera musim lalu. Maverick Vinales mencetak waktu lap terbaik ke-8 dan terpaut hampir setengah detik dari catatan tercepat milik Pedrosa.

Sedangkan waktu lap milik rekan satu tim Vinales, Valentino Rossi berada di peringkat ke-12. Namun di MotoGP kali ini, akan ada trek baru yang berbeda saat tes pramusim pada Februari lalu.

“Akan berbeda dengan tes pramusim dan inilah yang harus lebih kami perhatikan. Kami datang dengan satu setelan dasar yang sangat berbeda dengan tes pramusim dan tentu kami perlu membandingkannya untuk menentukan setelan yang mana terbaik,” kata Santi Hernandez, kepala kru Marc Marquez.

Usai memenangi MotoGP Aragon pada 23 September lalu, Marquez makin kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 246 poin. Posisinya masih dibayang-bayangi oleh pebalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso di urutan kedua dengan 174 poin. Sementara Rossi di peringkat ketiga dengan 159 poin, disusul Jorge Lorenzo (Ducati Corse) dan Vinales (Movistar Yamaha) di posisi keempat dan kelima dengan sama-sama mengoleksi 130 poin. ■ RED/RAF/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here