Berharap Diangkat Jadi PNS, 600 HONORER K2 DKI Dukung Prabowo-Sandi

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Sebanyak 600 tenaga honorer kategori II (K-2) jajaran Pemprov DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dukungan diberikan, lantaran pasangan tersebut dianggap mampu memperjuangkan aspirasi para honorer untuk mengangkat sebagai PNS.

Mereka mewakili belasan ribu tenaga honorer di Jakarta mendeklarasikan dukungan di kantor Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga di Jl HOD Cokro Aminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/10) malam.

“Kami cermati, realisasi janji kampanye Anies Baswedan adalah bukti, bahwa Gerindra dan Pak Prabowo memegang penuh janji politiknya. Pak Prabowo bukan cuma beretorika dan obral janji. Insya Allah, dukungan kami kongkret,” ujar Ketua Asosiasi Honorer K-2 DKI, Hendra di lokasi.

Kedatangan rombongan honorer K2 disambut M Taufik, Ketua Badan Pemenangan Daerah (PBD) Prabowo-Sandi DKI. Ia mengapresiasi dukungan tersebut. “Saya yakin dukungan saudara ini tidak sampai di sini saja, melainkan direalisasi di tempat pemungutan suara (TPS) pada pencoblosan nanti,” katanya didampingi sejumlah pengurus seknas.

Taufik yang juga ketua DPD Gerindra DKI Jakarta mengakui untuk diangkat menjadi PNS butuh proses panjang dan wajib memenuhi syarat. “Namun ini bukan hal yang tidak mungkin. Proses panjang ini bisa diperjuangkan melalui mekanisme yang benar. K-2 ini masalah rakyat. Kami sudah memosisikan bersama rakyat dan kami komitmen menyelesaikannya sampai tuntas. Saya yang bilang ke Pak Prabowo langsung untuk mengangkat K-2 jadi PNS,” janji Taufik disambut tepuk tangan bergemuruh.

Taufik menambahkan, isu honorer merupakan salah satu prioritas Prabowo dalam memimpin Indonesia kelak. Masalah tersebut juga menjadi atensi utama Gerindra. “Oleh karena itu, dukung dan doakan agar pasangan nomor 2 ini memenangkan Pilpres agar bisa merealisasi impian saudara sekalian,” seru Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta.

Wakil Ketua DPD Gerindra DKI, Ahmad Sulhy, menambahkan honorer K-2 telah banyak berkorban dalam melayani masyarakat, khususnya yang berprofesi sebagai guru. Sayangnya, penghasilan yang diterima tak sebanding dengan jasanya.

“Hal ini menjadi alasan lain bagi Gerindra untuk terus-menerus meningkatkan kesejahteraan mereka. Dengan menjadi PNS, salah satu usaha yang terus kita lakukan. Sebab, diakui atau tidak, masa depan generasi bangsa berada di tangan mereka selaku pendidik,” tutup calon anggota DPRD DKI daerah pemilihan (dapil) 10 tersebut. ■ RED/JOKO

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here