Dampingi Jokowi, ANIES Apresiasi Pemerintah Pusat Gelar Program Sertifikasi Tanah Warga

JAKARTA (POSBERITAKOTA) ■ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat yang memberikan sertifikat tanah kepada ribuan warga Ibukota. Program tersebut dipandangnya sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya golongan ekonomi bawah.

Hal itu disampaikan Anies usai menghadiri penyerahan sertifikat tanah oleh Presiden RI, Joko Widodo(Jokowi) kepada warga dari 18 kelurahan di Jakarta. Acara penyerahan berlangsung di Lapangan Sepakbola Ahmad Yani, Jl Praja, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/10).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan pemberian sertifikat tanah tersebut sangat memberikan manfaat bagi warga Jakarta.

“Atas nama Pemprov DKI Jakarta, kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang terus memberikan pelayanan terbaik. Selamat kepada warga Jakarta Selatan yang sudah menerima sertifikat,” ucapnya.

Anies juga menambahkan bahwa dirinya juga mengapresiasi kinerja Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta yang telah bersinergi dan berkolaborasi dengan Pemprov DKI dalam menanggulangi masalah sengketa tanah.”Kita berharap, kolaborasi ini memberi dampak positif ke depan,” tandasnya.

Baca Juga:  Kerjasama dengan Kedubes Selandia Baru, PEMPROV DKI Gelar Workshop Pendidikan Diikuti 750 Kepsek

Sejumlah warga yang menerima sertifikat tersebut mengaku bersyukur.”Alhamdulillah, tanah kami yang cuma sepetak kini sudah dilengkapi sertifikat hak milik (SHM). Pemberian surat berharga ini berkat kebijakan Presiden Jokowi,” ujar Suwito, warga Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan.

Sebelumnya dia mengaku tak pernah bermimpi bisa memiliki sertifikat tanah tersebut. “Saya cuma orang kecil. Punya tanah dan rumah petak juga warisan dari orangtua. Boro-boro mikirin sertifikat, mikirin cari makan buat besok saja, susah,” katanya.

Menurut pengertiannya membuat sertifikat tanah itu butuh biaya besar dan waktu yang sangat lama. Jadi, dia tidak bermimpi untuk memiliki surat tersebut.

Tapi dasar rejeki, sambungnya, dia waktu itu didatangi pengurus RT untuk ikut program sertifikasi tanah. “Saya datang ke kelurahan sambil bawa dokumen yang ada. Selanjutnya, berkat bantuan petugas, sekarang saya sudah punya sertifikat. Jadi, kalau rumah nanti mau dijual, harganya jadi tinggi. Kami pun bisa tidur nyenyak,” ujar ayah tiga anak yang bekerja sebagai tukang ojek online. ■ RED/JOKO

Beri Tanggapan