Di Aula Kampus UIA, PROF DR H DAILAMI FIRDAUS Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Bertempat di Aula Kampus Universitas Islam As Syafiiyah (UIA) Jakarta, anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Prof Dr H Dailami Firdaus, mensosialisasikan mengenai 4 Pilar Kebangsaan dihadapan tokoh masyarakat, ormas dan mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Prof Dr H Dailami Firdaus pun berpesan agar seluruh komponen masyarakat agar pandai di dalam memilah-milah beragam informasi yang saat ini semakin cepat serta mudah tersebar.

“Tolong, apabila kita ingin menyebarkan suatu berita, dibaca lebih dahulu. Kemudian, diteliti darimana datangnya serta siapa nara sumbernya? Jadi, kita bisa melakukan pencegahan untuk tidak turut serta dalam melakukan penyeberan berita yang belum diketahui kebenarannya,” tegasnya.

Menurut Senator asal DKI Jakarta satu ini, dalam kehidupan masyarakat perlu dibudayakan kebiasan membaca serta harus bersikap ekstra hati-hati. Apalagi sekarang ini sudah masuk tahun politik. Jadi, jangan sampai ada oknum yang tidak bertangung jawab yang sengaja ingin mengadu domba dengan memberikan infomasi yang belum tentu valid.

“Karena itu, cara menangkalnya adalah dengan lebih mengerti dan memahami tentang nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan. Seperti yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI-red) serta Bhineka Tunggal Ika,” papar pria yang akrab dipanggil Bang Dailami.

Anggota DPD RI yang kerap jadi narasumber media nasional satu ini, menyebut terutama para generasi muda atau biasa disebut generasi Milenial yang kesehariannya selalu akrab dengan gadget. “Jadi, selain melek teknologi, kita juga harus melek informasi dan tentunya informasi yang valid, bukan hoax,” pintanya.

Dalam pandangannya, ke-4 Pilar Kebangsaan yang ada tersebut, jangan hanya didengar saja. Namun harus juga disosialisasikan dan yang terpenting harus dipraktekan atau diaplikasikan melalui penerapan yang benar. Setidaknya di lingkungan sekitar maupun di dalam keluarga masing-masing.

Bang Dailami pun menghimbau agar semua pihak bisa sama-sama saling menghormati, menghargai dan perduli antar sesama. Jangan kemudian merasa menang sendiri atau paling benar. Jadi, harus bisa menghargai pendapat orang lain. Selain itu, juga harus mampu menciptakan suasana yang sejuk, damai dan nyaman.

“Sebagaimana Pancasila di sila pertama, jelas bila kita semua harus yakin dan percaya akan Tuhan. Dengan keyakinan dan kepercayaan tersebut, maka dalam kehidupan ini, tentunya kita akan selalu dapat menebarkan manfaat dan selalu mengedepankan kemanusiaan yang adil dan beradab, menjaga persatuan dan kesatuan dan selalu mengutamakan musyawarah dalam mufakat untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Bang Dailami. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here