PAPPRI DKI Jakarta Dikukuhkan, SANDEC SAHETAPY Perkenalkan Brigjen TNI AD Akhmad Tamin Sebagai Pembina

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sandec Sahetapy kembali hadir dengan gagasan barunya melakukan kumpul PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta lagu dan Pemusik Republik Indonesia) di Musro Hotel Borobudur Jakarta Pusat, kemarin. Acara Kumpul PAPPRI sekaligus pengukuhan pengurus PAPPRI DKI Jakarta periode 2019 itu, juga memperkenalkan Perkumpulan Musik Pembela Hak Royalti Aneka Terminal Musik Indonesia.

Dalam pengukuhan pengurus PAPPRI DKI Jakarta itu, Sandec juga memperkenalkan pria yang terkenal sangat peduli dengan perkembangan musik dan musisi di tanah air, Brigjen TNI AD, Akhmad Tamim Mustofa yang didapuk sebagai pembina PAPPRI DKI Jakarta.

Tamim, pemilik Waroeng Rakyat Nusantara di kawasan Kranggan, Cibubur, Jakarta Timur ini memang selama ini sering membantu para keluarga musisi yang membutuhkan pertolongan.

“Saya berharap dengan gagasan baru yang diumumkan di Musro ini, seniman Indonesia boleh merasakan manfaat atas karya ciptanya. Bisa membantu perekonomian musisi dan pencipta lagu berserta keluarganya,” jelas Tamim.

Senada dengan Tamim, Sandac Sahetapy pun mengaku dengan adanya aplikasi yang bisa mendatangkan royalti bagi musisi dan pencipta lagu itu. “Mari datang kepada kami para musisi dan pencipta lagu jika aplikasi yang kita buat ini dirasa membantu perekonomiannya. Kami sengaja tidak mengundang, kami menunggu para musisi dan pencipta lagu datang kepada kami,” jelasnya.

Menurut Sandec, kehadiran aplikasi hak royalti yang digagasnya bukan lantas harus dibandingkandengan lembaga royalti yang sudah ada terlebih dahulu. “Kami hanya sebatas membantu para musisi dan pencipta lagu soal pengumpulan royalti tanpa harus bersusah payah lagi mempertanyakan kepada sebuah lembaga, jika mereka menjadi anggota kami, mereka cukup memantau dari perangkat komunikasi yang ada di tangan mereka masing-masing terkait perjalanan royalti yang akan didapat dari hasil karya mereka sendiri,” jelasnya.

Ditambahkan Sandec, aplikasi terososannya dipastikan hadir di 130 negara yang sudah akan bekerjasama dengan pihaknya, Negara-negara tersebut bersedia untuk membantu memantau hasil karya musisi dan pencipta lagu Indonesia dalam aplikasinya tersebut.

“Jadi mereka dengan mudah kapan saja bisa mengecek langsung royalti yang kira-kira didapat, tingga membuka bisa lewat handphone semua bisa dimantau,” jelas Sandec.

Dalam cara pengukuhan tersebut, hampir sebagain besar musisi dan pencipta lagu di Jakarta hadir tumplek blek di Musro, bahkan mereka menyumbangkan suaranya untuk menghibur anggota PAPPRI yang hadir. Penyanyi yang hadir diantaranya Tito Soemarsono dan Imaniar yang sempat tampil untuk membagakan lagu. ■ RED/RIO/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here