Imlek 2019 Bershio ‘Babi Tanah’, WARGA TIONGHOA Minta Jakarta Dijauhkan dari Bencana

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Sehari menjelang jatuhnya Imlek 2019 atau Tahun Baru China 2570 (Selasa 5 Pebruari), Jakarta disibukkan oleh warga etnis Tionghoa yang ingin merayakan. Tak heran jika sejumlah pertokoan di kawasan Kota maupun pinggiran Jakarta Utara, dimeriahkan pula oleh pernak-pernik, pertanda bakal datangnya tahun baru bagi mereka.

Namun dibalik itu, Imlek 2019 yang bershiokan ‘Babi Tanah’ menyiratkan harapan besar dan mengarah baik, khususnya bagi warga Jakarta secara keseluruhan. Hal yang paling utama terkait harapan, agar bisa dijauhkan oleh bencana.

Jangan sampai seperti daerah-daerah lain yang dihantam bencana banjir, longsor, gempa bumi, tsunami serta mendapat imbas akibat ancaman gunung meletus. Masih beruntung, karena Jakarta nyaris lepas dari kemungkinan hal itu semua.

Saat ini pun sejumlah Wihara di wilayah DKI Jakarta, tengah menyiapkan perayaan khusus. Tidak sedikit dari mereka, khususnya kalangan etnis Tionghoa, mempersiapkan bagi-bagi Sembako dan bahkan angpau (uang-red).

Andi Hakim, salah satu tokoh Tionghoa, mengaku yakin kalau Jakarta bakal terbebas dari segala bencana. Yang terpenting, menurutnya, warga atau masyarakat, bisa menjaga persatuan dan kesatuan. Sebab, etnis Tionghoa sudah hidup turun-temurun, juga bagian dari bangsa dan negara Indonesia atau NKRI.

Menurutnya, jika melihat karakter dari shio pada Imlek 2019 atau Tahun Baru China 2570 kali ini, memperlihatkan bakal terjadi perubahan yang signifikan. Dunia usaha bakal semakin menggeliat. Yang pada akhirnya, bisa membawa warga masyarakat meningkat secara ekonomi. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here