Sosialisasi Empat Pilar di Boyolali, RAHMAD HANDOYO S PI MM Tegaskan NKRI Harga Mati

BOYOLALI (POSBERITAKOTA) – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan harga mati. Tidak bisa diganggu gugat lagi. Karenanya, jangan pernah berpikir akan ada perpecahan NKRI. Keutuhannya bakal terus terjaga dan bisa dipertahankan.

Penegasan tersebut disampaikan anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo S Pi MM, Sabtu (2/3) saat melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika & NKRI), dihadapan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

“Saya tegaskan bahwa NKRI harga mati dan tak bisa diganggu gugat. Jadi, jangan pernah berpikir, bakal ada perpecahan NKRI,” tegas Rahmad Handoyo.

Dalam acara sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Gedung Serba Guna Desa Sidomulyo tersebut, ikut hadir puluhan warga, sejumlah perangkat desa serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Pada bagian lain, Rahmad Handoyo yang merupakan anggota Komisi IV DPR RI, juga menekankan kepada masyarakat akan pentingnya mempraktekan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Turun ke Dapil Jatim III, FENTY NUR Tak Lelah Sosialisasi Jadi Caleg DPR RI

“Apabila sila pertama dari Pancasila itu bisa dilaksanakan, maka tak akan ada kasus korupsi di negeri ini. Jadi, selain dihafalkan, Pancasila juga harus diterapkan dalam kehidupan keseharian,” ungkapnya.

Sedangkan dalam keterangan persnya, Rahmad berharap dengan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini hingga ke tingkat desa, dapat membuat rasa kekeluargaan dan toleransi antara sesama warga semakin kuat dan tenteram.

Menurutnya, sejauh ini MPR RI telah menggaungkan program sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, sejak 2009 melalui berbagai metode. Salah satunya dengan cara melakukan tatap muka langsung dengan warga desa.

“Yang pasti, semuanya ditujukan untuk mengembalikan kita kepada nilai-nilai luhur bangsa. Karenanya, marilah kita laksanakan Empat Pilar Kebangsaan,” tutup Rahmad. ■ RED/JOKWAL/GOES

Beri Tanggapan