Hadiri Musrenbang Jaktim, ANIES Ingatkan Bawahan Programkan Pembangunan yang Merata

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Tema pertumbuhan yang berkualitas pada tahun 2020 terus digaungkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setiap menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kota. Contohnya saat di wilayah Jakarta Pusat, orang nomorvsatu di Ibukota ini selalu mengingatkan kepada anak buahnya untuk memprogramkan pembangunan yang adil dan merata.

Gubernur Anies menjelaskan pertumbuhan yang berkualitas sangat ditentukan dari seberapa meratanya pembangunan yang dilakukan dan siapa saja yang merasakan pembangunan tersebut.

“Sebagai contoh, pengambilan kebijakan untuk memberi akses kepada pengendara sepeda motor di Jalan Sudirman – MH Thamrin,” ujarnya di kantor Walikota Jakarta Pusat, Jumat (29/3).

Jakarta, menurut Anies, menginginkan pertumbuhan yang merata. “Karena kita melihat aktivitas di jalan protokol tersebut bahwa pengiriman makanan, snack, dan lainnya yang berasal dari usaha mikro sangat tinggi di jalan itu. Maka dari itu, akses juga harus kita berikan kepada mereka yang lemah,” jelas Anies di hadapan ratusan undangan.

Anies juga berharap dalam forum tersebut ada aspek keseteraan serta keberpihakan kepada warga yang masih lemah tersebut, sehingga pembangunan akan dirasakan semua lapisan kelas sosial ekonomi masyarakat.

“Saya berharap, dalam forum ini menekankan adanya pemerataan. Kita tegaskan kita ingin membesarkan yang kecil agar semua bertumbuh merata,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot Jakarta Pusat yang berencana membangun jembatan antar kampung. Pembangunan ini bukan hanya berkualitas karena memberikan akses yang merata ke seluruh warga, namun juga akan memperkuat hubungan antar kampung.

Baca Juga:  Gedung Tinggi Segera Dirazia, DPE DKI Punya Alat Ukur Baru Sumur Artesis

“Kita apresiasi rencana Pemkot Jakpus untuk membangun jembatan antar kampung, sehingga tidak saja menambah akses warga, melainkan juga menyambungkan silahturahmi dan mempererat persaudaraan antar kampung dan ujungnya meningkatkan ekonomi pula. Hal ini karena nantinya mereka akan lebih sering berinteraksi,” tandasnya.

Perlu diketahui, terdapat sejumlah program strategis yang perlu disinkronkan dalam Musrenbang di Jakarta Pusat, antara lain: pembangunan Jakarta Sewerage System (JSS) Zona 1, penataan kawasan Johar Baru, penataan kawasan Pasar Baru, dan
penataan kawasan Kebon Bang Jaim di Jalan Kebon Sirih – Jalan Jaksa – Jalan Sabang (Agus Salim) – Jalan Wahid Hasyim.

Selain itu, program kegiatan pembangunan wilayah tahun 2020 diharapkan dapat selaras dengan kegiatan strategis daerah lainnya, seperti pengelolaan air bersih, persampahan, naturalisasi sungai, hunian yang layak, penataan kampung, peningkatan akses PAUD, hingga peningkatan aksesibilitas penyandang disabilitas.

Perlu adanya pola interaksi kolaborasi dengan memposisikan pemerintah sebagai kolaborator, untuk mengajak masyarakat menjadi ko-kreator dalam pembangunan kota Jakarta, baik dalam proses perencanaan, implementasi maupun pengawasannya. Rancangan kegiatan pembangunan yang disusun melalui pola interaksi kolaborasi akan menjadi strategis karena juga dapat memacu beberapa aspek sekaligus. ■RED/JOKO/G

Beri Tanggapan