DKI Patok Tarif Flat Rp 5000, JAKPRO & LRT JAKARTA Sempurnakan Pelayanan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bersama anak perusahaannya, PT LRT Jakarta melakukan penyempurnaan pelayanan terkait pengoperasian kereta ringan tersebut setelah Pemprov DKI secara resmi menetapkan tarif tiket. Sesuai Pergub DKI Jakarta No. 34 Tahun 2019 tarif LRT fase I jurusan Kelapa Gading – Velodrome Rawamangun diterafkan secara flat sebesar Rp 5 ribu.

Jakpro adalah badan usaha milik daerah (BUMD) selaku peyelenggara prasarana LRT Jakarta dan PT LRT Jakarta, anak usahanya, berperan sebagai penyelenggara sarana rangkaian kereta, pelaksana operasional, perawatan dan pengusahaan prasarana LRT Jakarta. “Kami berusaha memberikan pelayanan maksimal,” ujar Dirut LRT Jakarta Allan Tandiono di Jakarta, Kamis (4/4).

Melalui rilis resmi perusahaan, kedua penyelenggara LRT Jakarta tersebut memberikan beberapa updates atau kabar terbaru. Pertama, karyawan operasi dan perawatan LRT Jakarta telah mengantongi sertifikasi SDM yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca Juga:  Ketua DPRD Prihatin, DKI Belum Punya Arena Panjat Tebing Taraf Internasional

Sedangkan kedua, dokumen Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengoperasian LRT Jakarta telah disetujui dan ditetapkan oleh Kemenhub. Ketiga, perusahaan menginfokan bahwa seluruh rangkaian kereta LRT Jakarta telah mendapatkan Sertifikasi Sarana dari Kemenhub dan dinyatakan telah memenuhi persyaratan teknis dan laik operasi.

Selanjutnya, disampaikan pula bahwa rekomendasi Teknis Prasarana LRT Jakarta telah diterbitkan oleh Kemenhub dan dinyatakan dapat dioperasikan secara fungsional. Terakhir, Kemenhub juga telah menerbitkan rekomendasi Penilaian Keselamatan.

“Dalam minggu ini Jakpro bersama kontraktor terus melakukan penyempurnaan sistem LRT. Dan di minggu yang akan datang, PT LRT Jakarta akan melakukan simulasi pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebagaimana disyaratkan oleh Pemprov DKI Jakarta,” tandas Allan.

Jakpro sendiri telah menyampaikan laporan kesiapan operasi kepada Pemprov DKI Jakarta yang kemudian menjadi pertimbangan Pemprov untuk menetapkan tanggal dimulainya operasi komersial LRT Jakarta. ■ RED/JOKO/G

Beri Tanggapan