Modal Nekad, DIO Luncurkan Single ‘Jangan Dipertanyakan’ Gabungkan Genre R & B dan Slowrock

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Jagad musik di Tanah Air bakal kedatangan pemilik talenta dengan suara khas. Meski awalnya cuma menimba pengalaman dari panggung ke panggung, namun diyakini punya nilai jual jika ‘nyemplung‘ ke dunia rekaman. Selain modal nekad, juga rasa optimisme.

“Saya harus optimis, apalagi didukung pihak keluarga,” tutur Dio yang memiliki nama lengkap Isabella Dioza Nelson saat ditemui POSBERITAKOTA ditengah kesibukannya syuting video klip di Museum Transportasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, kemarin.

Setelah banyak mengecap pengalaman panggung dan juga pernah ikutan ajang Indonesian Idol di RCTI, cewek kelahiran Jakarta 13 Juli 1996 satu ini, kemudian bergabung dengan Komunitas Artis Idola pimpinan penyanyi Neneng Anjarwati. Dari situ, putri pasangan keluarga Nelson Darwis (ayah) dan Evie Nelson (ibu), sepertinya semakin menunjukan eksistensi dan kekhasan vokal.

“Saya langsung meminta dia agar mau masuk dapur rekaman. Gayung pun bersambut karena Dio mau dan didukung pula oleh kedua orangtuanya,” jelas Neneng Anjarwati yang juga menggandeng Dio supaya masuk wadah NA Production.

Baca Juga:  Lakoni Filosofi Air, Mel Shandy : Segera Lempar Single 'Suci Dalam Tulus'

Dari situ pula lantas memplanning bikin single. Sampai akhirnya dapat lagu dari Fan Natamu alais Fan Batavia. Tembang ‘Jangan Dipertanyakan‘ yang mengkolaborasikan genre R & B serta Slowrock, dibikin jadi single bagi debut Dio menapak blantika musik Indonesia.

Dio yang merupakan mahasiswi semester 8 dari fakultas hukum Universitas Trisakti tersebut, meyakini kemunculannya bisa diterima penggemar musik di Tanah Air. Ia pun mengaku ingin lebih mengeskplore kekhasan vokalnya, setidaknya menjadi generasi penerus penyanyi Mell Shandy atau Nicky Ardilla (almh) yang pernah top di era 90-an silam.

Wawan Klip yang dikenal sebagai sutradara muda spesialis pembuatan video klip, juga melihat potensi besar dalam diri Dio. Karenanya, tambah dia, demi menyesuaikan karakter vokal dan lagu, syutingnya mengambil lokasi yang akrab dengan nuansa era 90-an.Dalam penggarapan video klipnya, sebut Neneng Anjarwati dan Wawan Klip, juga menggandeng artis Erick Dharma sebagai model klip. ■ RED/GOES

Beri Tanggapan