Beri Hadiah Tasbih & Minyak, USTADZ ABDUL SOMAD Ketemu Prabowo Subianto

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Dalam liputan eksklusif yang disiarkan TV One pada Kamis (11/4) malam, Ustadz Abdul Somad (UAS) ketemu Capres 02 Prabowo Subianto di Jakarta. Lewat pertemuan yang hangat dan santai, UAS memberi hadiah minyak wangi Gaharu dan tasbih yang terbuat dari batu Persia.

Prabowo pun seolah sedang mewawancarai sekaligus minta nasihat kepada UAS, terkait perkembangan dirinya ceramah dengan mendatangi sejumlah daerah. “Saya kaget kenapa mereka menunjuk dengan 2 jari. Padahal, jari mereka kan ada 10,” ungkapnya, membuka percakapan.

Tentang hadiah yang diberikan kepada Prabowo, tasbih harus digunakan untuk berdzikir saat tahajud malam, sambil membaca Laa ilaaha illallah. Bukan untuk selalu dipegang, nanti dibilang sebagai pencitraan.

Secara tegas UAS memberi nasehat-nasehat kepada Capres 02 tersebut. Termasuk menghormati dan mencintai ulama. Apalagi, kata dia, ijtimak ulama sudah memberi amanah agar Prabowo maju membela Islam.

UAS juga mengisahkan pertemuannya dengan sejumlah ulama yang mata bathinnya masih bersih dan sama sekali tidak populer. “Sampai saya membiarkan, beliau membaca hati saya. Ulama itu bilang pernah 5 kali mimpi dan kemudian menyebut nama Prabowo,” tuturnya.

Baca Juga:  Dua Bulan Tak Komunikasi, PKS-GERINDRA Ketemu Bahas Calon Wagub DKI

Selintas Prabowo terlihat merasa haru. Bahkan sampai menyeka air matanya yang sempat meluncur ke pipi. Lagi, UAS juga mendatangi ulama lain yang makan nasi dari padi yang ditanam sendiri. Bukan dari beli di pasar. “Setelah saya ketemu setengah jam, beliau juga membisikan nama Prabowo,” katanya.

Filosofi yang sangat mendalam diungkapkan UAS. Ia bilang Prabowo itu seperti layaknya buah durian. “Kalau cuma baru jadi putik, semua orang akan cuek. Namun, kalau sudah matang, harumnya bakal menyebar ke mana-mana,” tutur dia.

Ada dua hal lain yang disampaikan UAS kepada Prabowo, jika kelak dirinya nanti terpilih sebagai Presiden RI pada periode 2019-2024 mendatang. “Jangan undang saya ke Istana. Kemudian, jangan tawarkan atau beri saya jabatan apapun. Saya ini cuma orang kampung, saya akan tetap bertugas berceramah dari kampung ke kampung,” pungkasnya. ■ RED/AYID/HBW/GOES

Beri Tanggapan