Di PRJ 2019, RIBUAN WARGA Berduyun-duyun Beli Kebutuhan untuk Lebaran

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pekan Raya Jakarta (PRJ) di tahun 2019 ini mulai dibuka sejak 22 Mei lalu. Karena momentumnya jelang Hari Raya Idhul Fitri 1440 H, ribuan warga Jakarta pun berduyun-duyun berdatangan untuk mencari kebutuhan Lebaran. Gambaran itu terlibat pada Sabtu (1/6) malam.

Warga yang datang bukan hanya dari 5 wilayah saja. Tapi, banyak juga yang datang dari Bekasi, Bogor, Depok dan Tangerang. Sedang daya tarik PRJ bukan cuma dari sisi hiburan saja. Tapi juga mencari barang yang rata-rata diobral diskon. Baik itu berupa pakaian untuk Lebaran maupun barang elektronika atau kebutuhan rumahtangga.

Meski penyelenggaraan PRJ dua tahun belakangan ini, agak terasa monoton. Tak ada inovasi yang membuat atau merangsang warga untuk datang. Kelebihannya, jika sebelummya digelar cuma 30 hari, kini diperpanjang selama 40 hari. Untuk program hiburan saat ini kurang terpublikasi di media.

Jangan heran jika panggung hiburan yang digelar di beberapa tempat, sejak sore kurang menarik perhatian. Justru pada tengah malam atau saat segera habis masa operasional PRJ, pengunjung mulai ngumpul. Yang pasti, kenyamanan area di dalam kurang bisa dirasakan.

Ada sejumlah tempat yang sedikit menjadi perhatian. Apa itu? Karena kemunculan arena bermain anak-anak dengan lampu-lampu kerlap-kerlip. Hanya menampilan keindahan atau menarik untuk dinikmati oleh padangan mata. Selebihnya cuma marak dengan penjual makanan dan minuman ringan sehingga terkesan ramai.

PRJ ke depan sangat butuh inovasi. Artinya, warga jangan cuma disuguhkan hal yang sama selama bertahun-tahun. Acara semacam undian, kenapa tidak diadakan lagi. Yang terpenting, hadiahnya harus barang-barang. Jadi, bukan uang.

Dari data yang diperoleh PRJ di tahun 2019 ini, ditargetkan bisa menyerap pengunjung sebanyak 6 juta. Sedang nilai total transaksi berkisar Rp 2 triliun lebih. Artinya, dari 40 hari penyelenggaran, dapat memasukan penghasilan Rp 30 miliar setiap malamnya. ■ RED/DESI/JOKO/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here