Disindir Menteri Susi, GUBENUR ANIES Bantah Waduk Pluit Dangkal karena Kurang Perawatan

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Kondisi Waduk Pluit saat ini airnya surut sehingga terjadi pendangkalan yang tidak enak dipandang mata. Bukan hanya masyarakat yang menilai penampilan waduk tersebut menurun, melainkan juga disampaikan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pujiastuti melalui akun twitter-nya.

Pada akun yang diunggah pada hari Senin tanggal 10 Juni lalu, Susi mengunggah sebuah berita yang mengabarkan kondisi waduk yang terletak di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, sedang terjadi pendangkalan. Volume air menyusut dan menampakkan sedimentasi atau lumpur yang tidak enak dilihat. Unggahan tersebut seakan merupakan bentuk sindiran menteri kepada Pemprov DKI Jakarta.

Secara terpisah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membantah pendangkalan air di Waduk Pluit dikarenakan kurangnya perawatan. Menurutnya proses pendangkalan Waduk Pluit justru dikarenakan sedang dilakukan perawatan terhadap waduk tersebut.

Air dikosongkan sehingga endapan lumpur di waduk terlihat. Jadi seakan-akan terlihat terjadi pendangkalan. “Air berkurang bukan karena tidak dirawat, justru dirawat mau dilakukan pengerukan lumpur,” kata Anies Baswedan di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (13/6).

Baca Juga:  Setahun Kinerja Anies, FRAKSI PDIP Nilai Wajah Ibukota Makin Semrawut

Pengerukan Waduk Pluit, lanjut Anies, telah dilakukan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI sejak April 2019. Saat pengerukan dilakukan, Dinas SDA mengurangi debit air di Waduk Pluit untuk memudahkan proses tersebut.

“Sebenarnya pengerukan yang dikerjakan sejak bulan April. Karena ada proses pendangkalan sehingga sedimentasi dapat dilakukan pengerukan. Untuk pengerukan memang airnya harus berkurang,” ujar Anies.

Dijelaskannya, bulan April hingga saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan pengerukan. Apalagi, hujan terjadi cukup jarang di Jakarta. “Apalagi ini memang saatnya kita melakukan pengerukan mulai April. Di saat volume air sedang enggak tinggi. Di situ kita lakukan pengerukan di semua tempat,” jelasnya. ■ RED/JOKO/S

Beri Tanggapan