Langkah Antisipasi, KOPERASI Harus Siapkan SDM Handal Hadapi Kemajuan Teknologi

SUMBA BARAT (POSBERITAKOTA) – Gerakan koperasi di Indonesia telah mengalami kemajuan pesat. Koperasi memberikan dampak nyata bagi perbaikan ekonomi anggotanya dan memberikan kontribusi pembentukan PDB yang terus mengalami peningkatan prosentase dari tahun ke tahun dalam empat tahun terakhir ini.

Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Kelembagaan Luhur Pradjarto, acara peringatan Hari Koperasi ke-72 di Provinsi NTT yang dipusatkan di Kabupaten Sumba Barat, Sabtu (27/7).

Namun, Luhur berharap jangan merasa puas karena di era Revolusi Industri 4.0, koperasi harus berupaya lebih keras untuk meningkatkan kinerjanya dalam persaingan bisnis yang semakin ketat.

“Karena itu, mempersiapkan sumberdaya manusia koperasi yang andal dalam mengantisipasi kemajuan teknologi, merupakan pilihan utama”, ujar Luhur.

Upaya ini, menurutnya harus dibarengi dengan kreatifitas dan inovasi untuk menata organisasi dan strategis bisnis, sehingga koperasi dapat memberikan pelayanan prima kepada anggotanya. Tentunya koperasi mengoptimalkan penerapan teknologi digital termasuk dalam mengelola usahanya, serta mempertanggungjawabkan usaha yang dikelolanya melalui Rapat Anggota.

“Koperasi juga harus mampu mengakomodasi pola-pola baru dalam menjalankan roda organisasi maupun usaha, agar koperasi mampu meningkatkan daya saingnya”, kata Luhur.

Luhur juga mengingatkan bahwa pendidikan anggota dan pengurus perlu terus dilakukan, tidak hanya tentang hak dan kewajiban dalam berkoperasi. “Akan tetapi lebih dari itu, misalnya pembekalan dalam hal penyusun strategi bisnis, pengemasan produk, memasarkan produk melalui e-commerce, layanan kepada anggota secara online, dan lain-lain sesuai dengan perkembangan bisnis”, papar Luhur.

Selain itu, tambah Luhur, dalam rangka mengembangkan koperasi, ada peluang bagi koperasi untuk memperkuat keanggotaan. Yaitu, dengan merangkul kaum milenial.

“Mereka sangat melek teknologi dan memiliki komunitas yang sudah terjalin melalui daring. Diharapkan dengan berbasis anggota yang sehat dan kuat, akan meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha yang mandiri dan tangguh, sebagaimana tujuan dari Reformasi Total Koperasi”, tandas Luhur.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Sumba Barat Agustinus Niga Dawapole mengatakan, peringatan Hari Koperasi merupakan momentum yang tepat untuk merefleksi dan introspeksi bagi warga koperasi untuk terus berprestasi dalam memajukan dan sekaligus meningkatkan kualitas koperasi di Provinsi NTT.

Menurutnya, saat ini di Provinsi NTT memiliki koperasi yang sudah dapat diperhitungkan secara nasional, yaitu Kopdit Pintu Air, KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM), Kopdit Swastisari, dan satu koperasi sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu KSP Obor Mas.

“Oleh karena itu, saya himbau kepada seluruh anggota dan pengurus koperasi agar terus meningkatkan kapasitasnya, agar usaha dan kelembagaan koperasi dapat berjalan dengan baik sesuai jatidiri koperasi”, pungkas Agustinus Niga. ■ RED/RIZAL BK/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here