Datang dari Warga Setempat & Ekspatriat, PEMBUKAAN UMROH Hari Pertama di Arab Saudi Berjalan Lancar

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Tahap pertama untuk peserta yang melaksanakan ibadah umroh, Minggu (4/10/2020) kemarin, berjalan lancar. Meski yang boleh melaksanakannya berasal dari internal warga setempat dan juga ekspatriat atau seseorang yang tinggal sementara maupun menetap di luar negeri tapi asli dilahirkan di Arab Saudi.

Menurut Konsul Haji KJRI di Jeddah, Endang Jumali, dalam rilis yang diterima POSBERITAKOTA, Minggu (4/10/2020) malam untuk kegiatan ibadah umrah tahap pertama juga diikuti warga negara Indonesia (WNI).

“Pastinya, banyak dari mereka yang ikut melaksanakan ibadah umroh. Namun soal jumlah pastinya beberapa orang, saya tidak tahu. Sedangkan saya malah mendaftar umrah untuk tanggal 13 Oktober 2020 mendatang,” ucap Endang.

Ditambahkannya bahwa dalam penyelenggaraan ibadah umrah tahap pertama tersebut, dibagi dalam empat waktu atau gelombang. Hanya saja dirinya juga tidak tahu, berapa orang masing-masing di setiap gelombang.

Media Arabnews menulis bahwa Pemerintah Arab Saudi membuka pendaftaran umrah aplikasi Eatmarna sejak 27 September hingga 1 Oktober. Mereka yang telah disetujui sebanyak 108.041 pada 27 September hingga 1 Oktober.

Sedangkan dari Data Kementerian Haji dan Umrah menyebutkan untuk para calon jemaah umrah tersebut, diberikan 42.873 izin sementara ekspatriat dan sebanyak 65.168 untuk warga negara setempat.

Dari data pemberitaan yang ada, statistiknya menunjukkan bahwa di antara mereka yang ingin menunaikan umrah, jamaah berusia antara 51 dan 60 tahun mewakili persentase terendah dengan 8 persen, diikuti oleh jamaah antara 41 dan 50 tahun dengan 14 persen, jamaah antara 20 dan 30 tahun dengan 17 persen , jamaah antara 31 dan 40 tahun dengan 26 persen dan jamaah di atas 60 tahun dengan 35 persen. ■ RED/GOES

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here