Anggota Komisi IX DPR RI, MUHAMMAD NABIL HAROEN Sosialisasi Program Kependudukan, KB & Pembangunan Keluarga

SURAKARTA (POSBERITAKOTA) – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), Muhammad Nabil Haroen, baru saja melakukan kunjungan kerja ke Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (17/10/2020) kemarin. Sedangkan kedatangannya ke daerah tersebut untuk mensosialisasikan program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kencana).

Dihadapan warga setempat, Muhammad Nabiel Haroen, mengungkapkan bahwa bagi perempuan berkeluarga yang sedang hamil dimasa pandemi COVID-19, sangatlah beresiko tinggi. Kenapa? Karena, tambah dia, fasilitas kesehatan terbatas dan ditakutkan jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan (ibu hamil), tentu tidak segera tertangani.

Oleh karenanya, ia memberi apresiasi terhadap langkah BKKBN yang terus berupaya memberikan pelayanan KB, terutama ditengah masa pandemi COVID-19 yang terus menyerang dan jadi momok menakutkan bagi masyarakat luas.

Sementara itu Rustamadi selaku Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan tersebut, juga menegaskan bahwa dalam masa pandemi COVID-19 ini, bukan halangan bagi BKKBN untuk terus memberikan pelayanan KB dengan berbagai inovasi.

Kembali dikatakan Gus Nabil yang merupakan panggilan akrab Muhammad Nabil Haroen, pihaknya justru angkat topi terhadap inovasi Pemerintah Kota Surakarta dalam menjaga ketahanan keluarga, melalui program Sultan Nikah Capingan (Konsultasi Pra Nikah Calon Pinanganten).

Pada bagian lain, Gus Nabil menambahkan dan sekaligus menilai tentang inovasi tersebut sangatlah bagus. Apalagi untuk membekali para calon pengantin yang akan membangun kehidupan rumahtangga atau keluarga Samawa (sakinah, mawadah dan waromah). Apalagi mengingat banyak terjadi kasus perceraian justru diawal-awal pernikahan.

Dalam acara yang mengusung tema atau bertajuk ‘Advokasi dan KIE Program Bangga Kencana bersama Mitra Kerja’ tersebut, dilaksanakan kerjasama DPR RI dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah. Tentu saja dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada kesempatan itu, diberikan atau disalurkan pula bentum bantuan berupa paket Sembako kepada sekitar 30 warga masyarakat Sangkrah yang mengikuti program tersebut. Kemudian, menyusul juga dibagikan sekitar 1.000 paket Sembako tambahan bagi warga masyarakat yang membutuhkan. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here