PosBeritaKota.com
Nasional

Disambut Antusias Warga Kebalen, DUKCAPIL KABUPATEN BEKASI Gelar Layanan Jemput Bola Bikin Akta Kelahiran

BABELAN (POSBERITAKOTA) – Antusiasme warga Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan nampak terlihat manakala Dinas Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil) Kabupaten Bekasi, menggelar pelayanan jemput bola untuk pembuatan akta kelahiran secara gratis dan sesuai prosedur baru selesai dalam 14 hari kerja.

Tidak kurang seratusan warga dari beberapa perumahan maupun kampung yang ada di wilayah Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi – harus rela antri sejak pukul 09.00 – 15.00 WIB untuk mendapatkan pelayanan tim petugas dari Dinas Dukcapil Kabupetan Bekasi, Jumat (27/11/2020).

Berdasarkan pemantauan dan hasil wawancara langsung POSBERITAKOTA di lapangan kepada sejumlah warga, mereka mengaku sangat senang dan terbantu dengan adanya program pelayanan jemput bola ke wilayahnya. Kenapa? Karena, menurut mereka, jika harus ke Kantor Dukcapil Kabupaten Bekasi, membutuhkan waktu cukup lama karena faktor jarak dan juga biaya yang tidaklah kecil.

“Iya, tentu senang dong! Kami jadi lebih dimudahkan, tanpa harus datang ke Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten yang jaraknya jauh sekali. Alhamdulillah, ada program pemutihan Akta Kelahiran kayak begini melalui pelayanan jemput bola,” tutur Nurfadilah, warga Perumahan Villa Gading Harapan (VGH) Kebalen.

Diakuinya akta kelahiran yang diurus saat ini adalah miliknya sendiri. Ia juga menegaskan bahwa kepemilikan akta kelahiran tersebut sangat penting. Salah satunya kelak ingin dipergunakan untuk pergi haji atau menjalani ibadah umroh. Akta kelahiran dibutukan untuk persyaratan pembuatan paspor dan lain-lain.

“Saya sih berharap agar ke depannya ada program serupa untuk pemutihan pembuatan KTP atau KK,” tambah ibu 3 anak yang sebelum menetap di Kelurahan Kebalen, dulu pernah tinggal di daerah Marunda, Jakarta Utara.

Perasaan suka cita juga disampaikan Rosdiana, warga Kampung Sengon, Kelurahan Kebalen. Kebetulan karena dirinya aktif sebagai kader dalam kegiatan Posyandu Kelurahan Kebalen, makanya jadi tahu akan ada program layanan jemput bola pembuatan akta kelahiran gratis dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi.

“Saya urus akta kelahiran anak atas nama Tri Hamdani. Baru saja lulus SMA. Rencananya mau buat persyaratan masuk ke Akademi Militer,” jelas ibu 4 anak itu kepada POSBERITAKOTA, Jumat (27/11/2020) sore.

Sedangkan Awang, warga RW 06 Kelurahan Kebalen, mengaku tak mau menyia-nyiakan adanya program jemput bola pelayanan pembuatan akta kelahiran secara gratis dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi.

“Kebetulan anak nomor 2 saya, Lingga Rajendra, belum ada akta kelahirannya meski sekarang sudah umur 12 tahun. Alhamdulilah, saya merasa terbantu, karena prosesnya sangat mudah. Tinggal tunggu jadi saja, tanpa harus jauh-jauh ke kantor Dukcapil Kabupaten Bekasi,” tutur dia.

Sementara itu H Supriatna yang ‘mengkomandoi’ program layanan jemput bola pembuatan akta kelahiran di Kelurahan Kebalen, menegaskan prioritas pelayanan kepada warga yang memiliki anak usia 0 – 18 tahun. Meski untuk pelayan di lapangan tetap melihat kondisi.

“Kami manargetkan 100 akta kelahiran di setiap wilayah kelurahan. Namun jika ternyata melebihi batas itu, ya tetap kita layani. Kami tidak boleh menolak,” terangnya seraya menyebut saat mendatangi Kelurahan Muara Bakti malah harus melayani 300-an warga setempat beberapa waktu lalu.

Terkait program layanan jemput bola, tambah H Supriatna, sudah dijalankan sejak tahun 2016 silam. Bukan hanya dengan mendatangi kantor kelurahan, tapi ada juga pelayanan melalui mobil, buka kios atau dalam event-event pameran.

Disebutkan PNS Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi yang segera purna tugas (pensiun) tersebut, ingin memberikan pelayanan maksimal dan terbaik buat warga. Untuk kedatangannya di Kelurahan Kebalen pada Jumat dan Sabtu (27-28/11/2020) kali ini dibantu dua anak buahnya, yakni Helma dan Parta. Selain itu, ada pula Ikin yang bisa disebut relawan.

“Berbarengan dengan ini, kami juga menerjunkan ada 8 armada dengan menggunakan motor. Jadi, semacam pelayan Darling Kios Cakpil. Sampai saat ini sudah menjangkau 80 persen dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi,” tutur H Supriatna lagi.

Ditambahkan Helma untuk akta kelahiran tetap bisa diterbitkan sesuai SOP selama 14 hari kerja. “Ya, mudah-mudahan saja, nggak sampai batas waktu itu, akta kelahiran sudah kelar dicetak. Nanti akan kami titipkan di Kelurahan Kebalen dan warga tinggal mengambil sendiri,” jelasnya.

Lantaran saat ini dalam suasana pandemi COVID-19, pihak Kelurahan Kebalen, juga menerapkan protokol kesehatan. “Saya selalu mengawasi pemakaian masker. Harus jaga jarak. Selain itu disediakan pula tempat cuci tangan yang ada di pintu masuk Kelurahan Kebalen,” jelas Mardi, pegawai dari Bidang Trantib Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. ■ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Menyemut, Jalur Pantura Dilewati 21.372 Kendaraan Arus Balik Lebaran

Redaksi Posberitakota

Dekat Pulau Komodo, Pemerintah akan Bangun Kampus Pariwisata

Redaksi Posberitakota

Ditegaskan Deputi Kemenkop-UKM, ASPEK LEGALITAS & PEMBINAAN Jadi Fokus Pengawasan Koperasi

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment