Bawa Lembaga KAPITA, NANA MARDIANA Beri Apresiasi PKK Kelurahan Ciracas Peduli Ketahanan Pangan Keluarga

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Apa jadinya jika artis senior dijalur musik dangdut, Nana Mardiana bisa akrab dengan Ketua TP PKK Kelurahan Ciracas, Nuraenie SE? Karena sosialita alias pertemanan, keduanya pun kemudian bisa saling support dalam hal kegiatan. Sedangkan Nana Mardiana saat ini juga aktif di lembaga KAPITA (Kami Perempuan Indonesia Tangguh).

Dalam acara peresmian Galeri UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) di Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur – artis Nana Mardiana menyempatkan diri hadir. Ia bilang diundang baik secara personal karena dikenal sebagai artis maupun membawa nama lembaga KAPITA.

“Concern saya selama ini melalui lembaga KAPITA, ya untuk memberikan support sekaligus apresiasi terhadap wanita-wanita tangguh. Dan, itu saya lihat ada dalam wadah PKK Kelurahan Ciracas yang diketuai ibu Nureanie SE,” kata Nana saat bincang-bincang dengan POSBERITAKOTA.

Sebagai sesama wanita Indonesia, Nana juga bangga setelah melihat tekad dan semangat PKK Kelurahan Ciracas. Apa-apa yang dihasilkan lewat karya nyata tersebut, setidaknya membuktikan bahwa ibu-ibu PKK begitu perduli terhadap ketahanan pangan keluarga.

“Karya mereka baik dalam bentuk produk maupun makanan dan minuman, ternyata memiliki nilai ekonomi sehingga dapat menopang kehidupan keluarga. Termasuk tanaman sayur hidroponik,” ucap penyanyi dangdut yang hits lewat tembang ‘Jangan Tinggalkan Aku’ itu, lagi.

Diakui Nana perihal kedekatannya dengan Ketua TP PKK Kelurahan Ciracas, memiliki hubungan emosial yang cukup baik. “Kami bisa saling support, terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan,” tutur dia.

Sementara setelah mengetahui sepak terjang Nuraeni SE yang juga dikenal sebagai istri dari Lurah Ciracas, Rikia Marwan Salahudin M.Si tersebut, Nana mengaku bangga. Punya semangat hebat, inovatif dan mau terjun langsung bersama para anggota PKK di tingkat RT dan RW.

“Mudah-mudahan saja apa yang dilakukan itu, bukan semata-mata melaksanakan fungsional sebagai istri pejabat Lurah Ciracas. Lebih dari itu justru bisa disebut sebagai ibadah, karena memfasilitasi dan menggerakkan ibu-ibu PKK di wilayahnya,” pungkas Nana Mardiana. ■ RED/AGUS SANTOSA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here