29.5 C
Jakarta
25 June 2022 - 14:03
PosBeritaKota.com
Megapolitan

Hajat PRJ Kembali Dibuka, BANG DAI & HAJI BECENG Minta Seni Budaya Betawi Jangan Sampai Dilupain

JAKARTA (POSBERITAKOTA) □ Hajat Pekan Raya Jakarta (PRJ) kembali digelar di tahun 2022 ini. Imej kuat terhadap event yang jadi momentum pestanya warga Jakarta untuk menyaksikan aneka produk/barang dengan teknologi terbaru yang dipamerkan sekaligus dipasarkan, tak bisa terbantahkan. Bagaimana setelah dua tahun vakum dibuka lantaran hantaman pandemi COVID-19?

Dua ‘wakil rakyat‘ dari Jakarta masing-masing adalah Prof Dr H Dailami Firdaus (Bang Dai) yang kini duduk sebagai Senator/anggota DPD RI dan HR Khotibi Achyar S.Ip (Haji Beceng/Betawi Cengkareng) dikenal sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, buka suara dan harapannya saat diminta pendapatnya oleh POSBERITAKOTA, Kamis (8/6/2022) malam.

Seperti telah diketahui bersama, penyelenggaraan PRJ Kemayoran tercatat sebagai arena pameran perdagangan dan promosi terbesar se-Asia Tenggara. Oleh karenanya, melalui momentum tersebut juga diharapkan dan harus dimanfaatkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, terutama untuk lebih memperkenalkan sekaligus memaksimalkan potensi seni budaya dalam konteks kearifan lokal.

PRJ boleh-boleh saja setiap tahunnya digelar, tentu dengan inovasi dan kreatifitas, karena harus mengikuti perkembangan zaman yang ada. Namun yang perlu diingat, karena diadakan di kota besar atau metropolitan Jakarta, seni budaya Betawi dengan para pelaku seninya, jangan sampai dilupakan sebagai kekayaan bangsa dan negara yang mengacu pada kearifan lokal,” kata Bang Dai.

Senator/anggota DPD RI wakil dari daerah pemilihan DKI Jakarta yang juga putra Betawi tersebut, berharap besar agar penyelenggara PRJ Kemayoran 2022 ini, jangan sampai mengabaikan pentingnya mempromosikan tentang seni budaya Betawi. Istilahnya ya tidak boleh dilupakan begitu saja.

“Yang kita tahu, pengunjung PRJ itu tidak hanya datang dari seluruh daerah di Indonesia. Ternyata, tidak sedikit pula yang merupakan wisatawan asing dari mancanegara. Nah, bagaimana bisa membuat mereka terkesan? Caranya harus disuguhkan bentuk hiburan dan aneka seni budaya Betawi yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta,” tambah cucu dari tokoh ulama besar dan kharismatik, KH Abdulah Syafi’ie yang asli Betawi tersebut.

Kalau cuma memamerkan produk barang berteknologi mukhtahir dan memasarkan melalui event PRJ Kemayoran, menurut Bang Dai, itu sudah menjadi hal biasa. Selain itu bagainana caranya agar menjadi daya tarik pengunjung. Namun diluar itu tentu saja harus punya daya sugesti lain, yakni dengan menampilkan pertunjukkan seni budaya Betawi dan para pelaku seninya yang tidak cuma ala kadarnya.

“Bikin saja arena khusus untuk pertunjukkan seni budaya Betawi. Dari situ juga akan menjadi daya tarik bagi orang atau pengunjung dari berbagai daerah dan termasuk wisatawan asing yang berkesempatan berkunjung ke PRJ,” saran Bai Dai.

Hal senada juga diharapkan Haji Beceng, anggota DPRD DKI Jakarta. Ia bilang panitia penyelenggara (Panpel) PRJ Kemayoran, jangan cuma menampilkan sekadar ada, khususnya untuk seni budaya Betawi sebagai kekayaan sekaligus kebanggaan warga masyarakat di DKI Jakarta. Inventaris dan gali terus seni budaya Betawi, agar bisa menjadi nilai jual dan sugesti agar siapa pun mau datang ke arena PRJ.

“Sebenarnya, bukan hanya produk seni dan budaya. Kenapa tidak, produk makanan seperti Bir Pletok, Dodol, Kerak Tekor dan sampai bentuk pakaian khas Betawi, bisa dibeli dan dikoleksi para pengunjung dari dalam negeri maupun wisatawan asing dari mancanegara,” tutur Haji Beceng.

Menutur pria kelahiran asli Betawi Cengkareng, penyelenggaran PRJ dari tahun ke tahun hendaknya jangan cuma mengacu pada tolok ukur bisnis semata. Baik itu terkait omzet sepanjang penyelenggaraan yang mencapai triliunan rupiah serta semakin meningkatnya jumlah pengunjung. “Tapi yang tak kalah penting adalah bagaimana bisa menancapkan imej kuat terhadap kota Jakarta ke tingkat nasional dan dunia,” pungkas Haji Beceng. ■ RED/AGUS SANTOSA

Related posts

DAILAMI FIRDAUS : Ada Pembiaran Pencemaran Limbah yang Merusak Kali Ciliwung

Redaksi Posberitakota

NYARIS TAK ADA YANG BERANI BEROPERASI, ‘KAWASAN MABES’ TANPA DUNIA HIBURAN BAGAI KOTA MATI

Redaksi Posberitakota

MEMAKNAI BULAN SUCI RAMADHAN, HAJI BECENG AJAK WARGA JAKARTA PERKUAT TALI SILATURAHIM & KHUSYUK BERIBADAH

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang