PosBeritaKota.com
Megapolitan

Di Lokbin Pedagang Pasar Minggu, KETUA KOMISI B DPRD DKI ISMAIL Minta Dinas PPKUKM Segera Bikin Terobosan Biar Tak Sepi Pembeli

BOGOR (POSBERITAKOTA) – Di lokasi binaan (Lokbin) Pasar Minggu, Jakarta Selatan, masih dihadapkan problema sepi pembeli. Oleh karenanya, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, diminta bikin terobosan bagaimana caranya tempat tersebut bisa menarik bagi pembeli.

Permintaan tersebut dicetuskan Ketua Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta, Ismail, setelah banyak mendapat keluhan dari para pedagang Lokbin Pasar Minggu. Akibatnya, pedagang tak mencapai omzet penjualan seperti yang diharapkan demi kelangsungan usahanya.

“Yang menjadi prioritas utama kita, yakni bagaimana fasilitas yang sudah tersedia itu, bisa optimal digunakan. Kalangan pedagang khususnya, bisa meraih penghasilan untuk keberlangsungan usaha mereka atau dalam berjualan,” kata Ismail kepada media di Grand Cempaka Megamendung, Cipayung, Bogor, Jumat (26/4) malam kemarin.

Harapan dan sekaligus permintaan di atas, juga datang dari Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, August Hamonangan. Ia bilang upaya terobosan sangat diperlukan lantaran Lokbin Pasar Minggu berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan menyebabkan pembeli atau masyarakat ogah berkunjung.


“Jadi, mungkin nanti ibu (Kepala Dinas PPKUKM-Red) bisa meninjau atau turun langsung ke Pasar Minggu. Sebab, Lokbin itu sangat butuh perhatian, karena memang masalah persampahan di situ sudah sangat meresahkan. Apalagi lingkungannya kurang sehat atau tercium bau tak sedap,” pinta August Hamonangan.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PPKUKM Elisabeth Ratu Rante Allo tak menyangkal kalau kondisi Lokbin di Pasar Minggu, terlihat masih kurang layak dan kondisinya sepi pembeli.

Penyebab sebenarnya bukan masalah sampah saja. Tapi, Lokbin Pasar Minggu juga sangat berdekatan dengan pasar. Hal itu jelas menjadi faktor lain yang membuat sudah tidak lagi diminati oleh pembeli maupun pelaku UMKM.

“Faktanya di Lokbin Pasar Minggu mengundang keprihatin tersendiri.  Kasudin pun sudah bersurat ke saya bahwa memang benar kalau tempat itu sudah tidak diminati oleh UMKM. Apalagi sangat berdekatan dengan pasar,” tegas Ratu lagi.

Oleh karenanya, Ratu berjanji bahwa dalam waktu dekat, bakal melakukan berbagai macam inovasi. Tujuannya adalah untuk menata kembali para pedagang yang ada di Lokbin Pasar Minggu tersebut. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

MINTA DOKUMEN MOU LAMA & BARU TERKAIT FORMULA E, PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK SUGIYANTO AJUKAN SURAT KE BP BUMD

Redaksi Posberitakota

Agar Masyarakat Mudah Beli Kambing Kurban, BAZNAS Kerjasama dengan Bank Muamalat

Redaksi Posberitakota

Resmikan Raker Kesda DKI 2019, ANIES Tegaskan Beda Sistem Kesehatan Kota dengan Desa

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang