PosBeritaKota.com
Megapolitan

Jadi Proyek Strategis Nasional, WASEKJEN FPPJ ANDRI RUKMANA Sebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Selayaknya Didukung

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak pernah kendor untuk akselerasi (percepatan) pembangunan moda transportasi massal. Seperti yang saat ini tengah digeber, yakni pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B dengan rute Velodrome – Manggarai, karena menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dalam mensikapi apa yang sedang dilaksanakan LRT Jakarta, Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) justru ingin mengajak masyarakat untuk mendukung dan sekaligus mengapresiasi program pembangunan tersebut. Dimana sebagai salah satu fasilitas transportasi umum agar dapat mengatasi kemacetan di Jakarta.

Menurut Wakil Sekretaris Jenderal FPPJ, Andri Rukmana, pelaksanaan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang. Kenapa? Karena bisa memfasilitasi mobilitas warga tanpa menggunakan kendaraan pribadi. “Apalagi pembangunan dan integrasi moda transportasi massal di Jakarta menjadi sangat penting,” katanya kepada media di Jakarta, Senin (20/5/2024).

Lebih jauh, Andri memaparkan bahwa keberadaan LRT Jakarta, juga akan menjadi barometer Jakarta sebagai Kota Global. Tentu saja setelah Jakarta nantinya tidak lagi menyandang status Ibukota Negara. “Tak bisa dipungkiri bahwa transportasi yang baik, pasti bakal menjadi cerminan kota yang maju dan berdaya saing global,” ucap dia.

Masih dalam kaiatan tersebut, FPPJ juga mengapresiasi kinerja PT LRT Jakarta yang saat ini dibawah kepemimpinan Hendri Saputra selaku Direktur Utama (Dirut).

FPPJ melihatnya bahwa progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B masih on the track. Bahkan pada pekan ke-31 mengalami deviasi positif. Apalagi sejak 20 April lalu sudah dilakukan pengangkatan balok grider pertama,” terangnya dalam acara gathering dadakan dan silaturahmi bersama media di Jakarta.

Selanjutnya, Andri menambahkan bahwa PT LRT Jakarta juga berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam operasionalnya. “Malah, kami sudah amati untuk pelayanan LRT Jakarta Fase Jakarta 1A rute Kelapa Gading-Velodrome, faktanya sudah bagus. Lantas, kita harapkan konektifitas LRT Jakarta Fase 1A dan 1B bakal menjadi pilihan masyarakat,” tandasnya.

Patut diketahui pula terkait groundbreaking pembangunan LRT Jakarta Fase 1B yang menelan biaya sekitar Rp 5,5 triliun, sebelumnya dilakukan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bersama Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, pada 30 Oktober 2023 lalu.

Sedangkan target pembangunan LRT Jakarta Fase 1B itu sendiri, diharapkan rampung dalam tiga tahun dan sudah dapat melakukan trial run terbatas, yakni pada September 2024 mendatang. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Tabrak Mobil MPV di Perlintasan Pasar Gaplok, 2 Gerbong KA Walahar Hangus Terbakar

Redaksi Posberitakota

Beri Layanan Merata & Berkualitas, PEMPROV DKI Targetkan Secara Prima Proses PPDB Tahun Pelajaran 2024 /2025

Redaksi Posberitakota

Berguru Soal Reses, DPRD KUKAR Kunjungi Gedung Wakil Rakyat Jakarta

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang