KOTA BEKASI (POSBERITAKOTA) – Seputar pernyataan Menteri Keuangan (Menkeu RI) Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini terkait jual beli jabatan di Kota Bekasi, menimbulkan ‘gonjang-ganjing‘ polemik. Padahal, maksud dari pernyataan tersebut, sebelum Tri Adhianto dilantik sebagai Walikota Bekasi.
Ketua Dewan Pembina YAMSI (Yayasan Marhaen Sejahtera Indonesia) Ricky Tambunan, menengarai bahwa pernyataan terbuka Menkeu RI Purbaya Yudhi Sadewa tersebut, ada upaya tengah ‘diplintir’ oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan Walikota Bekasi saat ini, Tri Adhianto.
“Seperti kita ketahui bahwa Purbaya itu bukanlah pejabat KPK atau pejabat Intelegen. Dirinya sebagai ekonom dan sekaligus Menkeu, tentu harus berbicara sesuai fakta. Mengetengahkan kasus-kasus yang sudah dihukum dan divonis. Jadi, Purbaya tidak sedang menganalisis,” ucapnya.
Namun Ricky Tambunan juga mencoba menggambarkan, dimana sebelumnya Walikota Bekasi Rahmat Efendi ditahan KPK dan sudah dihukum. Kasusnya terkait dengan jual beli jabatan dan proyek. Dan, peristiwa tersebut tentu masih ada dalam ingatan Menkeu Purbaya. Jadi, sangat wajar apabila peristiwa atau kejadian itu kembali diingatkan.
“Tapi, apa lacur! Sepertinya banyak pihak yang justru menuduh bahwa hal itu juga dilakukan Walikota Tri Adhianto saat ini. Makanya, saya bisa meyakini bahwa asumsi yang muncul dan beredar, jelas sangat keliru,” kata Ricky Tambunan kepada POSBERITAKOTA, Selasa (21/10/2025) malam.
Masih menurut aktivis, mantan wartawan dan politisi PDI di Kota Bekasi tersebut, mana berani Menkeu Purbaya menganalisis yang belum terjadi. “Siapa Purbaya? Kok bisa menuduh orang yang belum dijatuhkan vonis. Atau bahkan terhadap peristiwa yang belum terjadi,” imbuhnya, lagi.
Lebih jauh Ricky Tambunan menengarai bahwa penyataan Menkeu Purbaya tersebut sebagai pernyataan pejabat negara soal keuangan. Sebab, dirinya tentu akan mengutip kasus-kasus yang sudah divonis. Jadi sekali lagi, Menkeu Purbaya itu bukanlah pejabat penyebar issue.
“Karena itulah, saya minta agar Walikota Tri Adhianto, jangan terprovokasi. Fokus saja bekerja melayani warga Kota Bekasi. Dari situlah, biar warganya nanti yang menilai soal kinerjanya,” saran Ricky Tambunan seraya memungkasi keterangannya. © RED/AGUS SANTOSA