PosBeritaKota.com
Entertainment Top News

Harus Kerja Keras & Penuh Risiko, MASTER LIMBAD Tak Peduli Demi Keberhasilan Bidang Pendidikan Anak-anak

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Meski harus ‘banting tulang’ alias kerja keras dan kadang harus menghadapi penuh risiko, nyaris tak pernah diperhitungkan oleh sosok Master Limbad. Baginya, lewat profesi sebagai Magician (pesulap-red), targetnya adalah bisa hidup mapan untuk kebahagiaan rumahtangga.

Dari pundi-pundi penghasilan yang didapat, pria nyentrik asal kelahiran Kota Slawi (Tegal) Jawa Tengah satu ini, setidaknya bisa menjamin keberlangsungan pendidikannya. Bahkan sampai bisa membiayai bagi pendidikan salah seorang putrinya di perguruan tinggi (PT) dengan titel membanggakan.

“Siapa pun orangtua, pasti bakal melakukan hal seperti saya. Harus pontang-panting atau banting tulang dalam hal pekerjaaan yang dijalani. Termasuk dengan risikonya yang tidak kecil. Iya, seperti yang saya lakukan selama ini,” tuturnya dalam bincang-bincang santai dengan POSBERITAKOTA, Rabu (26/11/2025).

Sepertinya diketahui bahwa pesulap bergelar ‘The Master of Fakir‘ (dari RCTI) ternyata sepanjang karir profesionalnya selalu bersentuhan dengan berbagai risiko. Bukan hanya pernah loncat dari ketinggian 21 meter, disetrum, makan pecahan beling, tubuhnya dicor sampai kepada harus berjam-jam berada dalam dinginnya batu es, sehingga berisi tubuhnya membuka.

“Bagi saya semua itu harus dijalani secara profesional. Dan, ditopang oleh skill. Kalau soal lainnya, seperti saya dituding punya ilmu khusus, mohon maaf tak bisa dijelaskan di sini,” ungkap Master Limbad, apa adanya.

Tak dipungkiri bahwa dengan keprofesionalan yang dilakoni, Master Limbad, tercatat meraih sukses secara materi. Bahkan, menurutnya, bisa memberikan segala fasilitas bagi istri dan anak-anak. Hal lainnya adalah dukungan khusus untuk pendidikan anak-anaknya.

Baru sepekan yang lalu, Master Limbad bersama sang istri tercinta, Susi Indrawati, menyaksikan kelulusan putri sulungnya, Cecilia Virginia Maharani (Gina). Bukan saja telah menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran Gigi dari Univeristas Trisakti Jakarta. Begitu melanjutkan S2, Gina juga lulus dengan predikat cum laude dari pendidikan Magister Administrasi Rumah Sakit (MARSS) di Universitas Respati Jakarta.

“Saya bersama keluarga, sangat mensyukuri ini semua. Karena, apa yang sudah dicapai Gina merupakan kebanggaan keluarga. Harapannya, semoga profesinya sebagai dokter gigi, bermanfaat bagi masyarakat luas. Hanya itu pesan saya. Harus bisa membantu masyarakat kurang mampu,” kata Master Limbad, menyudahi obrolannya. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Serius Urus Keluarga, CITRA KRESNA Juga Sukses Kelola ‘Louvre Jakarta’

Redaksi Posberitakota

Karya Putra Gara, PAMERAN LUKISAN di Acara Kenduri ‘Urban Humanity’ Refleksi Kehidupan Pemulung & Seni Kemanusiaan

Redaksi Posberitakota

Penyidik Sodori 23 Pertanyaan, ARTIS MODEL & PENYANYI YUKI KATO Harus Menjalani Pemeriksaan di Bareskrim Polri

Redaksi Posberitakota

Leave a Comment

Beranda
Terkini
Trending
Kontak
Tentang