Ke Wilayah Terdampak di Sumatera, PAM JAYA Kolaborasi Bersama MADAS Nusantara Salurkan Bantuan 1 Juta Al-Qur’an

JAKARTA (POSBERITAKOTA) – Seperti diketahui bersama bahwa bagi banyak masyarakat di wilayah terdampak bencana, bukan hanya soal kehilangan rumah dan harta benda saja. Tetapi, juga sarana ibadah dan aktivitas belajar mengaji yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sana.

Bahkan untuk sejumlah daerah di Sumatera yang dilanda banjir, seperti Sumatera Utara maupun Aceh, justru banyak pesantren, madrasah serta tempat ibadah yang terdampak. Termasuk rusaknya mushaf Al-Qur’an yang digunakan oleh para santri dan warga sekitar.

Dari melihat kondisi tersebut mendorong lahirnya Program Sedekah 1 Juta Al-Qur’an yang diinisiasi kolaborasi antara PAM JAYA dan Masyarakat Madura Asli (MADAS) Nusantara sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.

Malah melalui kolaborasi tersebut, sebanyak 1 juta Al-Qur’an akan didistribusikan ke berbagai pesantren, madrasah dan tempat ibadah. Yakni dengan prioritas utama ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir bandar dan tanah longsot. Termasuk Sumatera Utara dan Aceh.

Program ini merupakan respon atas banyaknya permintaan dan kebutuhan Al-Qur’an yang disampaikan masyarakat kepada MADAS Nusantara pascabencana. Untuk seluruh Al-Qur’an tersebut akan mulai didistribusikan dalam waktu dekat ke wilayah wilayah yang membutuhkan.

Dikatakan Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, keterlibatan PAM JAYA dalam program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan air minum perpipaan. Tetapi, juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

Dalam hal ini, ditambahkan Arief Nasrudin, pihaknya sangat memahami bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut infrastruktur fisik. Namun juga kebutuhan spiritual dan pendidikan keagamaan masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap Al-Qur’an yang disalurkan dapat membantu masyarakat, khususnya para santri, untuk kembali beraktivitas dan belajar dengan lebih tenang,” kata Direktur Utama (Dirut) PAM JAYA Arief Nasrudin melalui keterangannya di Jakarta, Senin (26/1/2026) malam.

Terkait langkah kolaborasi antara PAM JAYA dan MADAS Nusantara ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pemulihan sosial masyarakat terdampak bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian antar sesama. © RED/AGUS SANTOSA

Related posts

Dukung Kebijakan Gubernur Pramono, Plt Sekretaris DPW PPP DKI Muhammad Hatta Siap Bantu Gencarkan Sosialisasi Program Pilah Sampah

Gubernur Bali Wayan Koster Sebut Pariwisata Bali Sumbang 55% Devisa Nasional di 2025

Di Kabupaten Badung Bali, BBTF 2026 Rampung dan Transaksi Pariwisata Capai Rp 6,9 Triliun